Cerita Pengawalan Batu Akik untuk Tamu KAA

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 24 April 2015 14:14
Cerita Pengawalan Batu Akik untuk Tamu KAA
Kapolres Garut dan Dandim 0611 bahkan sampai ikut mengawal.

Dream - Konferensi Asia Afrika (KAA) tak hanya memberikan layanan pengamanan superketat atau VVIP kepada kepala negara. Dan Indonesia, terutama polisi dan TNI, sudah memberikan pelayanan pengamanan yang terbaik. Negeri ini patut berterimakasih kepada kedua lembaga negara ini.  Para tamu juga merasa nyaman. 

Pemerintah juga memberikan kado yang tak terlupakan kepada para tamu yang hadir pada hajatan ini. Berupa keping liontin batu akik. 

Karena akan diberikan kepada tamu yang penting, maka liontin batu akik itu juga dikawal ketika diantar ke tempat acara itu. 

Mengutip laman aacc2015, Jumat, 24 April 2015, batu akik pancawarna ini mendapat pengawalan aparat kepolisian dalam perjalanannya dari Garut menuju Bandung.

“ Barang-barang tersebut sifatnya VVIP, karena ini masuk kategori barang kenegaraan. Jangan sampai hilang satu pun,” kata Kasat Lantas Polres Garut, AKP Firman Syafrul.

Delapan polisi dari Polres Garut secara khusus ditugaskan menjaga ratusan batu pancawarna ini selama dalam perjalanan. Pengawalan dipimpin langsung oleh Kapolres Garut AKBP Arif Rachman bersama Komandan Kodim 0611 Garut.

Rencananya, ratusan keping batu mulia itu akan dibagikan gratis sebagai cenderamata bagi ibu negara peserta konverensi. Liontin tersebut berdiameter 3,5 cm dengan ketebalan 8 mm.

Masing-masing batu akik diikat oleh logam titanium berukir. Corak pancawarnanya bergambar mirip pemandangan di pantai, pegunungan dan awan, corak batang kayu, hingga lukisan abstrak.

" Selain itu juga, liontin batu akik ini dilengkapi dengan sertifikat yang dikeluarkan langsung oleh ahli geologi dari Bandung, Ir Sujatmiko. Dalam sertifikat itu akan disebutkan mengenai asal usul batu liontin,” kata Ketua Paguyuban Lasminingrat Gemstone, Yudi Nugraha. (Ism)  

1 dari 3 halaman

Bahaya Memakai Batu Akik

Bahaya Memakai Batu Akik

 

Dream - Demam batu akik tengah melanda Tanah Air. Batu ini diburu mulai tengah belantara hingga tengah kota. Dijualbelikan dari pinggir jalan hingga mal-mal mewah Ibukota.

Namun, ada sebuah kekhawatiran. Para pemakai batu akik akan jatuh ke dalam kemusyrikan Apalagi di tengah masyarakat masih banyak yang memelihara kepercayaan terhadap benda-benda mati.

“ Mereka menganggap benda mati tertentu memiliki kekuatan atau keistimewaan sehingga bisa dijadikan sebagai jimat atau senjata,” kata anggota Komisi X DPR, Surahman Hidayat, saat menjadi pembicara dalam bedah buku “ Teladan Muhammad” di Istora Senayan, Kamis 5 Maret 2015.

“ Padahal, kepercayaan seperti ini hanyalah bersumber dari khurafat (tahayul), khayalan, dan halusinasi semata,” tambah dia.

Menurut Surahman, memakai BATU AKIK sebagai perhiasan sebenarnya diperbolehkan. Namun, adanya keyakinan seperti itu sangat rawan terjadinya kemusyrikan. “ Sudah kuatkah akidah kita untuk menghapus perihal dugaan yang berbau khurafat dalam batu akik yang mampu menggeser ketauhidan kita,” tambah dia.

Selain itu, tambah dia, memakai BATU AKIK menimbulkan sifat keangkuhan. Terlebih lagi di zaman sekarang, memakai batu cincin hanya untuk gengsi. Sehingga cenderung ke arag pamer atau riya.

Nabi Muhammad, kata Surahman, sempat mengenakan batu cincin di jari kanannya hanya sebagai hiasan dan stempel. Namun Rasulullah juga pernah melepaskan cincin itu ketika manusia –pada saat itu– menyalahgunakan cincin-cincin yang mereka buat.

“ Ingat setan tidak akan pernah menyerah untuk menggoda dan menggeser akidah manusia dengan menyisipkan nilai-nilai syirik sehalus apa pun,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Mahkamah Kehormatan DPR ini.

Laporan: Bimo Putro Prihandono 

2 dari 3 halaman

Ini Harga Batu Akik Berlafaz Allah

Ini Harga Batu Akik Berlafaz Allah

 

Dream - Sekarang ini banyak masyarakat yang mengoleksi batu akik. Tidak hanya orang tua, namun kawula muda sekarang pun turut mengenakan batu dengan corak yang khas tersebut.

Bahkan mereka rela mengeluarkan kocek ratusan juta rupiah demi mendapatkan batu akik bercorak unik. Salah satunya yang memiliki guratan tulisan mirip lafaz 'Allah' dalam bahasa Arab.

Menurut kolektor benda peninggalan sejarah di Lhokseumawe, Yed Mad, batu akik berlafaz Allah bisa bernilai ratusan juta. Ia salah satu yang memiliki koleksi tersebut.

" Banyak yang ingin membelinya, tapi saya belum bisa mematok tarif yang cocok. Yang jelas ratusan jutalah," ujar Yed Mad kepada Atjehpost.co dikutip Dream.co.id, Rabu 18 Februari 2015. 

Selengkapnya.. Batu Akik Berlafadz Allah, Berapa Harganya?. (Ism) 

3 dari 3 halaman

Hukum Memakai Batu Akik, Bolehkah?

Hukum Memakai Batu Akik, Bolehkah?

Dream - Akhir-akhir ini batu akik semakin banyak diminati banyak pria. Demam batu akik melanda sampai ke kantor pemerintah maupun swasta.

Tak heran bermunculan juga tempat-tempat baru yang menjual akik. Lantas apakah Rasulullah SAW memakai cincin yang ada batu akik dan apa jenisnya? Bagaimana hukumnya?

Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (NU) memberikan penjelasan terkait persoalan itu. Seperti apa? Simak di sini. (Ism)

Kirimkan kisah nyata inspiratif di sekitarmu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

 

Beri Komentar