Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Prostitusi
Dream - Bisnis prostitusi online bule Uzbekistan di Bali diungkap Polresta Denpasar. Cewek Uzbekistan tersebut dijual oleh mucikari bernama Poltak P Manihuruk alias Robby.
Tiga cewek asal Eropa Timur itu melayani 5 hingga 7 pelanggan saban hari.
Penangkapan Robby bermula dari penggerebekan yang dilakukan polisi di sebuah hotel di bilangan Jalan Teuku Umar Denpasar, pada Rabu 7 April 2021.
Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan dua PSK sedang melayani pria hidung belang, salah satunya bule Uzbekistan.
Cewek Uzbekistan yang diamankan polisi mengaku dijual Robby dengan tarif Rp2,5 juta per jam.
Polisi kemudian bergerak ke kos-kosan Robby. Polisi menangkap waria yang sudah setahun menjual bule Uzbekistan kepada pria hidung belang.
“ Tarif lokal maupun asing oleh tersangka dibanderol sama, yakni Rp 2,5 juta per jam,” kata Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan dikutip dari laman Pojoksatu.id, Sabtu 10 April 2021.
Dari hasil pendalaman, Jansen mengatakan, Robby telah melakukan bisnis haramnya ini sejak awal 2020.
“ Dari tarif Rp 2,5 juta, PSK-nya diberi Rp1,5 juta. Sisanya didapati tersangka,” beber Jansen.
Sejauh ini ada tiga warga asing asal Uzbekistab yang dipekerjakan Robby sebagai PSK. Sedangkan sisanya lokal.
Jansen menjelaskan, bule Uzbekistan berada di Bali sejak sebelum pandemi. Mereka berkenalan dengan Robby di salah satu diskotik di bilangan Kuta.
“ Dan sejak awal 2020 itu mereka dipasarkan tersangka via WA grup kepada lelaki hidung belang,” ungkap Jansen.
Adapun status tiga wanita asal Uzbekistan masih sebagai saksi
" Sementara ini kami baru menetapkan satu orang tersangka mucikari Robbt. Untuk ketiganya (bule Uzbekistan) statusnya masih saksi" .
Tersangka Robby sengaja menjajakan atau menawarkan tiga wanita asing, ini untuk memanfaatkan kesempatan lantaran terjebak di Bali akibat pandemi.
(Sumber: Pojoksatu.id)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya