Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Menteri Luar Negeri India dan China sepakat untuk sesegera mungkin melepaskan diri dari kebuntuan masalah perbatasan. Kesepakatan tersebut diumumkan dalam pernyataan bersama pada Jumat, 11 September 2020.
Dilansir dari The Mainichi, Menteri Luar Negeri India S Jaishankar dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi, melakukan pertemuan di Rusia pada Kamis 10 September 2020.
Mereka menyempatkan bertemu guna mencoba dan mengakhiri perselisihan selama berbulan-bulan di perbatasan tak berpenghuni di wilayah Pegunnungan Himalaya.
" Kedua Menteri Luar Negeri nampak sepakat bahwa situasi di daerah perbatasan tidak sedang menguntungkan," jelas keduanya dalam surat pernyataan.
Kedua Menteri Luar Negeri tersebut setuju, bahwa pasukan perbatasan dari kedua belah pihak harus melanjutkan dialog, segera melepaskan diri, menjaga jarak yang tepat dan meredakan ketegangan.
Pada Selasa 8 September 2020 lalu, China mengatakan pasukannya terpaksa melakukan " tindakan balasan" setelah tentara India sengaaja melintas perbatasan dan melepas tembakan.
Kementerian Pertahanan China menuding India telah melakukan 'provokasi militer' setelah para tentaranya mlintasi Garis Kontrol Akutual (LCA) di sisi barat perbatasan pada Senin, 7 September 2020.
China juga menuduh India telah melepaskan tembakan ancama kepada petugas patroli penjaga perbatasan China.
Perbatasan sepanjang 3.500 kilomter yang menjadi sengketa antara dua negera tersebut, membentang dari wilayah Ladakh di Utara China hingga ke negara bagian Sikkim di India.
Sumber: The Mainichi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya