Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Etihad Airways (Shutterstock.com)
Dream - Dunia penerbangan menjadi salah satu industri yang sangat terpukul oleh pandemi Covid-19. Jumlah penumpang pesawat di seluruh dunia menurun drastis dan mengancam banyak maskapai gulung tikar.
Namun begitu, pihak maskapai tidak menyerah dan berusaha bangkit sebisa mungkin. Banyak promo ditawarkan, terutama asuransi kesehatan.
Seperti yang dilakukan Etihad Airways. Maskapai ini menyediakan asuransi perjalanan untuk penumpang yang tertular Covid-19. Asuransi berlaku selama sisa tahun ini.
Maskapai berbasis di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, ini meminta penumpang tak perlu khawatir dengan biaya medis maupun karantina ketika didiagnosa Covid-19 saat bepergian. Asuransi akan menanggung biaya medis hingga US$177 ribu, setara Rp2,6 miliar, dan US$118, setara Rp1,7 juta, per hari untuk biaya karantina selama dua pekan.

Etihad Airways (Shutterstock.com)
" Asuransi Covid-19 global sedang membangun langkah-langkah ketatnya. Ini adalah bagian dari program kesehatan dan kebersihan baru maskapai, Etihad Wellness," ujar Wakil Presiden Senior Penjualan dan Distribusi Etihad Airways, Duncan Bureau.
Dia menambahkan perlindungan ini tidak hanya akan menumbuhkan kepercayaan publik untuk bepergian di tengah pandemi. " Tapi juga meyakinkan pelanggan bahwa kami melakukan semua yang kami bisa untuk menjaga mereka tetap aman dan terlindungi," kata Bureau.

Etihad Airways (Shutterstock.com)
Seluruh tiket penerbangan maskapai ini hingga 31 Desember 2020 nanti sudah mencakup asuransi. Penumpang yang memesan tiket Etihad secara otomatis terdaftar dalam program asuransi perjalanan sehingga tidak perlu lagi ribet dengan prosedur administrasi.
Untuk penyediaan asuransi, Etihad menjalin kerja sama dengan AXA. Asuransi yang diterima penumpang berlaku hingga 31 hari terhitung dari hari pertama perjalanan.
" Karena semakin banyak negara mulai membuka perbatasan mereka, kami membuatnya semudah mungkin bagi para tamu untuk merencanakan perjalanan mereka berikutnya tanpa repot," kata Bureau.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya