Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Demetria Bannister (Foto: Facebook)
Dream – Seorang guru di Columbia, Carolina Selatan bernama Demetria Bannister meninggal dunia usai dua minggu menjalani proses belajar tatap muka di sekolahnya. Guru tersebut baru berusia 28 tahun saat diketahui tertular virus Covid-19
Mengutip dari laman Mirror.co.uk, Bannister telah mempersiapkan segalanya untuk menyambut tahun ajaran baru pada 31 Agustus 2020. Namun keceriaannya tersebut berakhir tragis setelah dia meninggal dunia karena Covid-19 yang menyerangnya.
Hingga saat ini asal usul Bannister tertular wabah virus tersebut masih menjadi misteri. Namun dia didiagnosis Covid-19 pada Jumat lalu dan dinyatakan meninggal pada Senin, 7 September 2020 kemarin.
Bannister sebelumnya menjalani profesi impiannya dengan mengadakan kelas online selama pandemi virus corona.
Kini pihak sekolah melakukan pelacakan kontak terhadap semua kolega, termasuk mengadakan pembersihan menyeluruh di sekolah.

Pelacakan kontak erat Bannister dilakukan untuk mengetahui siapa saja yang telah berhubungan dengan guru muda tersebut. Hal ini penting untuk mengetahui siapa saja yang kemungkinan telah tertular Covid-19 dari Bannister.
Baron Davis, seorang kolega Bannister menyampaikan duka yang mendalam kepadanya. Ia mengatakan meskipun Bannister telah wafat, namun semangat belajarnya akan terus hidup pada diri para siswa yang dididiknya selama lima tahun belakangan.
“ Meskipun dia pergi terlalu cepat, tapi Bannister akan terus hidup melalui siswa-siswa yang telah ia didik selama lima tahun sebagai guru Pendidikan yang berdedikasi tinggi,” ucapnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya