Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Babi Hutan Yang Diduga Masyarakat Sebagai Jelmaan Babi Ngepet. (Foto: Instagram/@manaberita, @fakta.indo)
Dream - Kasus penemuan babi, yang disebut babi ngepet, di Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat, baru-baru ini sempat membuat warga gempar.
Menurut warga, babi ngepet tersebut diduga yang mencuri uang mereka yang dalam satu bulan terakhir sering hilang.
Warga semakin percaya ketika salah satu tokoh masyarakat bernama Adam Ibrahim mengaku yang menangkap babi ngepet tersebut.
Dibantu delapan orang yang semuanya telanjang bulat, Adam Ibrahim berhasil menangkap babi ngepet tersebut dengan mudah.
Merasa yang ditangkap termasuk hewan gaib, warga pun mengadakan pengajian sebelum menyembelih babi disebut jadi-jadian tersebut.
" Sebelumnya dilakukan pengajian dengan memotong di bagian leher. Babi ngepet yang telah dipotong dilakukan pemakaman di pemakaman keluarga milik warga tidak jauh dari lokasi penangkapan," ujar Ketua RW 04 Bedahan, Abdul Rosad, Selasa 27 April 2021.
Kabar babi ngepet yang cukup meresahkan warga Bedahan ini pun jadi perbincangan dan viral di media sosial.
Polisi pun turun tangan untuk menyelidiki kebenaran kabar tentang babi ngepet di Bedahan tersebut.
Singkat cerita, setelah meminta keterangan dari Adam Ibrahim dan 8 orang yang membantunya menangkap babi ngepet, polisi berkesimpulan jika kasus ini hoaks.
Babi yang dikira sebagai babi ngepet itu ternyata babi hutan biasa. Otak di balik kasus babi ngepet ini akhirnya terungkap, yaitu Adam Ibrahim sendiri.
Dalam keterangan saat diperiksa polisi, pria yang juga ustaz di Bedahan ini mengaku sengaja merekayasa agar namanya lebih dikenal masyarakat.
Katanya, dia melakukan rekayasa cerita babi ngepet karena terinspirasi oleh keluhan warga Bedahan yang mengaku sering kehilangan uang.
Terkait babi yang ditangkap warga karena dikira babi ngepet, Adam Ibrahim mengaku dia membelinya di toko online seharga Rp900 ribu.
Sementara itu Wakil Wali Kota (Wawali) Depok Imam Budi Hartono mengakui sebagian warganya masih percaya pada hal-hal mistis, termasuk babi ngepet.
Menurut Imam, daerah Sawangan, Depok, memang kental dengan hal-hal mistik. Karena itu warganya suka percaya pada hal-hal berbau mistis, termasuk babi ngepet.
" Iya, kalau arahan saya sih masyarakat nggak usah percayalah dengan babi ngepet begitu.
" Kalau sudah ketangkap itu babi, ya sudah babi, enggak usah dimistikin, ditambahin hal lainnya," ucap Imam.
Apalagi, tambah Imam, sumber yang menyatakan babi tersebut adalah babi ngepet tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Tak hanya di Sawangan, sejumlah daerah lain di Jawa Barat, seperti Pengasinan hingga Bedahan, juga memiliki cerita rakyat masing-masing.
“ Iya kalau daerah Sawangan, Bojongsari, kan memang dari dulu sejarahnya begitu, masing-masing kelurahan punya sejarah,” ucapnya.
Bedahan, misalnya, dikenal sebagai daerah jagoan. Kemudian ada Pengasinan yang dikenal sebagai tempat orang ngasin.
" Ngasin tuh tempat orang ngumpet-lah bertapa begitu. Jadi memang masing-masing nama punya sejarahnya gitu," jelas Imam.
Fenomena babi ngepet memang sangat sering dijumpai dalam masyarakat Indonesia, terutama yang berada di daerah pinggiran.
Banyak yang percaya jika babi jadi-jadian ini punya ciri tertentu. Sehingga tidak bisa sembarangan menangkapnya.
Paranormal Mbah Mijan tampil mengungkapkan ciri-ciri babi ngepet yang sering bikin resah warga ini.
" Ketika kalian menjumpai babi dan ada garis putih dari pusar sampai ke punggung, melingkar bulat, berarti itu babi jadi-jadian," kata Mbah Mijan.
Selain ciri-ciri garis putih itu, Mbah Mijan mengatakan babi ngepet itu jari kaki bagian depan dan belakangnya mirip manusia.
" Posisi kaki yang depan itu seperti tangan manusia. Jarinya ada lima. Dan posisi kaki belakang itu seperti kaki manusia," imbuhnya.
Mbah Mijan menegaskan, jika ada warga menjumpai babi dan melihat lingkaran putih di perut dan kakinya berbentuk manusia, maka itu ciri-ciri babi ngepet.
“ Kalau tidak ada ciri-ciri itu, fix babi benaran. Babi hutan atau mungkin babi peliharaan, babi ternak, dan sebagainya,” pungkasnya.
Sumber: PojokSatu
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya