Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Jangan menganggap ini teka-teki yang dibuat untuk anak-anak. Meski terlihat mudah, namun Anda dijamin tidak selalu berhasil menjawabnya dengan benar.
Sebab banyak teka-teki untuk anak-anak justru membuat bingung orang dewasa. Seperti teka-teki 'Ke arah manakah bus itu akan bergerak?'
Seperti terlihat dalam gambar, ada sebuah bus yang memiliki dua ujung kanan-kiri yang sama persis. Ini tentu menyulitkan kita dalam menjawabnya karena tidak ada penanda untuk membedakan mana yang depan dan mana yang belakang.
National Geographic membuat teka-teki ini di serial televisi Brain Games atau Permainan Otak. Nat Geo mengklaim 80 persen anak-anak yang rata-rata berusia 10 tahun mampu menjawab teka-teki ini dengan cepat dan benar.
Sementara orang dewasa perlu waktu lebih lama untuk menjawabnya.
Padahal kunci petunjuk dalam menjawab teka-teki ini terletak pada pintu bus. Seperti yang Anda lihat, gambar bus tidak memiliki pintu. Ini berarti bus memperlihatkan sisi kanan.
Dengan demikian, jika Anda tinggal di Indonesia, bus akan berjalan di sisi kiri jalan dan akan bergerak ke arah kanan.
Lain lagi jika Anda tinggal di Amerika Serikat. Di sana, kendaraan berjalan di sisi kanan dengan kemudi berada di kiri. Sehingga pintu bus selalu ada kanan dan bus akan bergerak ke arah kiri.
Penelitian University College of London mengungkapkan anak-anak di bawah 12 tahun lebih baik dalam menggunakan isyarat visual dan pengalaman masa lalu untuk menafsirkan gambar atau situasi.
Anak-anak cenderung menangkap isyarat visual pertama untuk diproses di otak untuk melakukan penilaian. Meski kurang akurat, namun mereka lebih cepat.
Sementara orang dewasa memilih pendekatan berbeda dalam menilai informasi visual sebelum melakukan penilaian.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya