Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Dalia Mogahed (www.earla.org)
Dream - Dalia Mogahed. Dialah salah satu potret muslimah sukses di Amerika Serikat. Tak main-main. Perempuan berhijab ini punya jabatan mentereng. Menjadi penasihat Presiden Barack Obama bersama orang-orang top di Gedung Putih.
Di negeri Paman Sam itu, Mogahed memang seorang pendatang. Dia lahir di Kairo. Namun, Obama tak meragukan dedikasi muslimah Mesir itu. Sehingga berani mengangkatnya menjadi penasihat bidang kerja sama keyakinan dan lingkungan.
Prestasi muslimah ini memang mencorong. Dia merupakan Presiden dan CEO Mogahed Consulting, sebuah lembaga konsultan tentang masyarakat muslim dan Timur Tengah, yang berbasis di Washington DC.
Selama enam tahun, sejak 2006 hingga 2012, Mogahed menjadi analis senior sekaligus Direktur Eksekutif the Gallup Center, sebuah lembaga survei independen tersohor untuk kajian muslim. Karena keahlian-keahlian inilah Mogahed ditunjuk menjadi penasihat Obama.
Sebenarnya, Mogahed tak punya latar belakang pendidikan ilmu sosial maupun politik. Perempuan yang kini berusia empat puluh tahun itu merupakan insinyur kimia lulusan Universitas Wisconsin. Sementara gelar MBA dia peroleh dari Universitas Pittsburgh.
Meski demikian, sebagai seorang muslimah dia tahu bagaimana kehidupan pemeluk Islam. Dia juga kenal betul bagaimana masyarakat Timur Tengah. Pengetahuannya semakin bertambah dnegan terlibat dalam berbagai penelitian tentang Islam.
“ Pekerjaan saya fokus mempelajari Islam, cara mereka berpikir dan cara pandang mereka,” tutur Mogahed dikutip Al Arabiya beberapa waktu yang lalu.
Dari analisa-analisa itu, Mogahed memberikan data-data seputar kaum muslim, baik masalah maupun solusi. Dia juga mencoba meluruskan pandangan miring yang melihat Islam sebagai sumber masalah. “ Sekarang kami ingin mengatakan bahwa muslim mampu memberikan solusi,” tutur dia.
Tak hanya di dalam negeri. Mogahed juga tersohor di luar negara. Dia mengepalai sejumlah organisasi dunia, termasuk Badan Agenda Global Forum Ekonomi Dunia (WEF). Dia menjadi Pemimpin Pemuda Global WEF.
Mulai 2010, Majalah Arabian Business empat kali menempatkan Mogahed sebagai salah satu perempuan Arab paling berpengaruh. The Royal Islamic Strategic Studies Centre memasukkan Mogahed dalam daftar 500 muslim paling berpengaruh pada 2009 dan tahun berikutnya. Selain itu, banyak karya tulisnya yang diakui oleh dunia. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam