Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pria Ini Nekat Jalan Kaki 4 Hari Demi Berkumpul Dengan Keluarga (World Of Buzz)
Dream - Kebijakan Movement Control Order atau lockdown yang diterapkan Pemerintah Malaysia membuat masyarakat melakukan tindakan nekat demi pulang kampung. Meski sudah banyak pelaku yang tertangkap aparat penegak hukum, hal itu tak menyurutkan tekad mereka.
Baru-baru ini, seorang pria bernama Matnoe Poksu Din memutuskan berjalan kaki menempuh jarak 428 Kilometer dari Kuala Lumpur ke kota kelahirannya di Kelantan. Dia sangat ingin berkumpul dengan keluarganya karena sudah terpisah sebulan lamanya akibat lockdown.
Menurut sang istri, Sara Anisa, Poksu memutuskan melakukan perjalanan gila lantaran sudah sebulan tidak memiliki pekerjaan di Kuala Lumpur.
“ Suamiku telah melakukan sesuatu yang gila. Dia berjalan kembali ke kampung kami di Gerik. Gila kalau dipikir-pikir. Tidak ada lagi pekerjaan di KL. Tidak ada uang untuk membeli makan. Jadi dia memutuskan untuk berjalan pulang," kata Sara, di akun Facebook.
Poksu juga sempat membagikan cerita perjalanannya melalui akun Facebooknya. Selama empat hari, dia terus melakukan pembaruan informasi dan menyiarkannya secara langsung di akun media sosialnya tersebut.
Dia sempat mengunggah foto sol sepatunya yang rusak akibat terlalu sering digunakan. Poksu juga bercerita nyaris pingsan lantaran sudah dua hari tidak makan. Demi menghemat, ia hanya mengisi perutnya dengan minuman isotonik.
Dalam salah satu live di akun Facebooknya, ia berkata:
" Saya ingin istirahat, bangun dan membeli air. Kemudian makan nasi. Sudah dua hari saya tidak makan nasi. Saya hanya meminum 100 plus sejak kemarin. Saya belum memakan nasi untuk beberapa waktu. Jadi kita harus tetap berjalan ke Gerik," kata Poksu
" Aku merasa lebih baik dengan ini. Mata saya terlihat lebih baik sekarang, meski kantong mata saya lebih gelap daripada sebelumnya," canda dia.
Terlepas dari situasinya, ia meyakinkan warganet bahwa memiliki cukup uang untuk bertahan hingga sisa perjalanannya. Hal ini terjadi lantaran banyak warganet yang khawatir akan kondisinya.
“ Siapa pun yang meminta nomor akun saya, saya masih punya cukup uang untuk makan selama dua hari. Tidak perlu untuk itu. Saya tidak ingin serakah di masa seperti ini atau mengambil uang orang. Bagaimanapun, saya memilih jalan saya sendiri,” jelasnya.
Paksu bahkan berbagi foto sebuah aplikasi peta yang menunjukan berapa waktu yang perlu ia tempuh untuk sampai di kampung halamannya.
Dalam foto tersebut tertera, Paksu diharuskan menempuh perjalanan sekitar empat hari berturut-turut dengan perjalanan penuh tanpa jeda.
Syukurlah setelah menempuh perjalanan selama empat hari, pria yang berdedikasi tersebut diterima baik oleh istri dan keluarganya. Paksu diketahui tiba dirumah pukul 11 Malam, 27 April 2020 dengan selamat dan sehat.
Paksu juga meyakinkan warganet bahwa ia akan langsung pergi ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan virus. Dengan candaan, Paksu pun membalas,
" Jangan khawatir teman-teman, saya tidak akan berjalan ke rumah sakit."
Diketahui, di Malaysia sendiri telah diberlakukan lockdown/karantina wilayah sejak bulan Maret lalu yang menyebabkan banyak warganya terkena PHK dan dirumahkan tanpa gaji.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya