Deretan Perpustakaan Terindah di Dunia, Bikin Betah Berlama-lama

Reporter : Tantiya Nimas Nuraini
Minggu, 18 Agustus 2019 15:00
Deretan Perpustakaan Terindah di Dunia, Bikin Betah Berlama-lama
Berikut deretan perpustakaan terindah yang ada di dunia. Bisa bikin betah berlama-lama berada disini loh Sahabat Dream.

Dream – Saat masih sekolah, kamu mungkin termasuk salah satu yang paling menghindari ruangan bernama perpustakaan. Para pengunjungnya setiap hari mungkin bisa dihitung dengan jari.

Terdapat berbagai macam alasan mengapa banyak orang malas berkunjung ke perpustakaan. Di era teknologi seperti saat ini, alasan yang sering didengar mungkin adalah membaca bisa dilakukan lewat gadget.

Ruangan perpustakaan dengan desain seadanya, suasan yang sepi dan tenang, serta aroma kertas, membuat aktivitas membaca buku membuat banyak orang mengantuk.

Harus diakui, masih banyak perpustakaan yang cenderung memiliki desain monoton. Kita hanya bisa melihat deretan rak buku panjang, buku bacaan, meja serta kursi untuk membaca.

Namun, tahukah kalian? Terdapat beberapa perpustakaan yang memiliki desain berbeda dengan yang biasanya. Desain yang dibuat bahkan bisa membuat kalian terpukau dengan keindahannya.

Tak heran jika para pengunjung paling anti ke perpustakaan sekalipun akan betah berlama-lama berada di perpustakaan ini.

Penasaran kan? Yuk simak informasi lengkapnya berikut ini.

1 dari 8 halaman

George Peabody Library di AS

George Peabody Library merupakan salah satu perpustakaan penelitian bagi mahasiswa di Universitas Johns Hopkins. Perpustakaan ini dibangun pada tahun 1878 oleh arsitek lokal bernama Edmund G. Lind.

Edmund membangun perpustakaan ini untuk membuat sebuah katedral bagi buku-buku. Keistimewaan dari perpustakaan ini adalah lantai marmer dengan balkon besi dengan tiang berhiaskan emas. 

      View this post on Instagram

Sundays are for getting lost in the stacks. 📍George Peabody Library, Baltimore, MD #Repost @dccitygirl #SkimmLife #SkimmReads

A post shared by theSkimm (@theskimm) on

2 dari 8 halaman

Seattle Public Library di AS

Dibuka pada tahun 2004, perpustakaan ini masuk ke dalam daftar deretan perpustakaan terindah di dunia. Seattle Public Library ini memiliki desain geometris karya dari arsitek Rem Koolhaas.

Koolhaas mendesain perpustakaan yang memiliki 11 lantai dan lapisan transparansi penuh. Perpustakaan ini memiliki koleksi 1,45 juta buku, 400 komputer yang bisa diakses secara terbuka untuk masyarakat umum.

      View this post on Instagram

Questo posto, mi rilassa... . . #library #design #architecture #book #reading #libro #letteratura #relax #designinspiration #seattle #lover #letturatime #cultura #chapeau #cheposto #meraviglia #occhiblu #librarydesign #city #citylife #vlog #blog #chris #youtube

A post shared by Christian Pierobon (@chris_pierobon) on

3 dari 8 halaman

Admont Abbey Library, di Admont, Austria

Perpustakaan yang dibangun pada tahun 1776 ini berada di Sungai Enns, Austria. Admont Abbey Library dirancang secara khusus oleh arsitek barok Joseph Hueber.

Hueber mendesain perpustakaan dengan sangat menakjubkan dengan dominasi warna putih dan emas. Tidak cukup disitu saja, langit-langit dari perpustakaan ini juga dihiasi dengan lukisan dinding berskala besar Bartolomeo Altomonte.

Bahkan. Perpustakaan ini merupakan salah satu perpustakaan terbesar di dunia loh.

 

      View this post on Instagram

Admont Abbey Kütüphanesi | Avusturya Dünyanın en büyük manastır kütüphanesi olan Admont Abbey, 1776'da inşa edilmiştir. Kütüphane, Barok tarzı mimarisiyle, 400'ü el yazması olmak üzere 200 binden fazla esere ev sahipliği yapıyor. 📚 #admontabbeylibrary #austria #kütüphane #kitap #tarih #kültür #sanat #trt2

A post shared by TRT 2 (@trt2) on

4 dari 8 halaman

Wiblingen Abbey Library Ulm, di Jerman

Jika di Austria ada Admont Abbey Library, Jerman juga memiliki Wiblingen Abbey Library. Di bagian sayap utara dari perpustakaan ini, terdapat berbagai macam patung dan lukisan langit-langit yang menakjubkan.

Semua karya seni ini merupakan hasil dari Franz Martin Kuen. Perpustakaan ini juga dikenal mewakili gaya Rococo di Jerman Selatan.

Ruangan Wiblingen Abbey Library ini didekorasi oleh Christian Widemann yang selesai pada tahun 1744. 

      View this post on Instagram

This is the library of the Wiblingen #Monastery. The numerous statues and sweeping ceiling fresco represent the architect's vision that the library be a place for preserving "treasures of wisdom and science". Credit for the picture goes to @blackdotswhitespots. 📸 #germanytourism #germanculture #visitgermany

A post shared by Germany Tourism (@germanytourism) on

5 dari 8 halaman

Handelingenkamer The Hague, di Belanda

Memiliki unsur Renaissance, sebenarnya perpustakaan Handelingenkamer ini terinspirasi oleh estetika dari China. Hal tersebut bisa kalian lihat dari fokus perpustakaan pada palet merah, hijau serta emas.

Tidak hanya itu saja, di dalam Handelingenkamer terdapat fitur kepala naga pada dindingnya. Ikon dari perpustakaan ini adalah tangga spiral yang digunakan untuk mengakses ketiga tingkat dari rak buku yang ada disitu.

      View this post on Instagram

Stukje parlementaire geschiedenis

A post shared by Jente Koopmans (@jente_koopmans) on

6 dari 8 halaman

Bodleian Library di Oxford, Inggris

Bodleian Library merupakan salah satu perpustakaan penelitian tertua di seluruh kawasan Eropa. Bodleian Library ini juga dijadikan sebagai perpustakaan penelitian yang utama dari Universitas Oxford.

Perpustakaan ini memiliki desain arsitektus gaya Palladian Inggris yang merupakan hasil karya dari arsitek James Gibbs.

Dengan desain abad ke-18, perpustakaan ini juga termasuk ke dalam perpustakaan melingkar tertua di Inggris.

      View this post on Instagram

Hogwart's hospital wing #expectopatronumz

A post shared by Melissa (@melissadewinta) on

7 dari 8 halaman

Bibliotheca Alexandrina di Alexandra, Mesir

Perpustakaan Kerajaan Mesir di Alexandria pernah dihancurkan pada ratusan tahun silam. Peristiwa itu terjadi saat Julius Caesar sedang mengejar Pompey untuk memasuki wilayah tersebut.

Pada tahun 2002, tempat bekas Perpustakaan Kerajaan Mesir ini digantikan oleh Bibliotheca Alexandria. Sejak saat itu pula, perpustakaan ini dijadikan sebagai pusat budaya utama di kota Alexandria.

Perpustakaan ini dirancang oleh arsitek Norwegia bernama Snohetta melalui kemenangannya dalam kompetisi yang digelar UNESCO.

      View this post on Instagram

15th birthday of the #BibliothecaAlexandria. @snohetta #architect #alexandrialibrary #bibliotheca #alexandria #egypt #misr #MySnøhetta #architecture #architecturephotography

A post shared by Clément Guillaume (@clguillaume) on

8 dari 8 halaman

Liyuan Library di Beijing, China

Berjarak sekitar dua jam berkendara dari Kota Beijing, Liyuan Library berada di Desa Jiaojiehe. Pada awalnya, perpustakaan ini dibangun untuk menyediakan sumber bacaan kepada anak-anak desa dan masyarakat sekitar secara gratis.

Liyuan Library ini didesain oleh arsitek Ciha yang bernama Li Xiaodong dengan menggunakan tongkat kayu bakar. Tongkat kayu bakar ini digunakan oleh Li untuk bagian luar dari perpustakaan ini.

Rupanya Li ingin memadukan suasana dan nuansa dari perpustakaan dengan kehidupan alam yang ada disekitar.

      View this post on Instagram

篱 苑 • 书 屋 #篱苑书屋 #liyuanlibrary #beijing #library #intothenature

A post shared by Gniyiew • Weiying (@gwyn_wyc) on


 
 
(Sumber: Hypebae)

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham