Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Pelaku Tertangkap Kamera CCTV Masjid (Foto: Hmetro.com.my)
Dream - Masjid dan surau di sekitar Bukit Siput, Batu Segamat, Johor, Malaysia mendadak sering kehilangan uang dalam kotak amal.
Setelah mendapat laporan dan melakukan penyelidikan melalui kamera CCTV, polisi akhirnya menahan remaja berusia 13 tahun dan adik perempuannya yang masih berumur 12 tahun.
Kepada polisi, dua pelaku yang masih di bawah umur itu mengaku telah melakukan pencurian uang kotak amal sebanyak tiga kali di tempat yang berbeda.
Keduanya ditangkap sekitar jam 11:30 malam waktu setempat setelah polisi meneliti rekaman kamera CCTV di sebuah masjid.
Wakil Kepala Polisi Daerah Segamat, Deputi Superintendan Yusuf Unis mengatakan, dari hasil penyelidikan polisi menemukan kakak beradik itu tidak bersekolah.
Yusuf menambahkan, polisi melacak mereka melalui rekaman CCTV satu masjid yang melaporkan sering menjadi sasaran pencuri sejak sebulan lalu. Mereka menemukan kota amal masjid sering rusak.
© Dream
Dream - Polisi melacak mereka melalui rekaman CCTV satu masjid yang melaporkan sering menjadi sasaran pencuri sejak sebulan lalu. Mereka menemukan kota amal masjid sering rusak.
" Dalam rekaman CCTV itu, tersangka laki-laki terlihat mengambil mukena di ruang sholat wanita," ujar Yusuf.
Yusuf melanjutkan, pelaku kemudian memakai mukena ketika mengambil uang dari kotak amal di ruang sholat. Itu dilakukan untuk menghindari wajahnya terekam kamera.
" Sementara adik perempuannya yang berambut pendek ditemukan menggunakan batang lidi yang diberi permen karet di ujungnya, untuk menarik uang dari kotak amal bersangkutan," katanya dalam konferensi pers.
© Dream
Dream - Polisi juga menemukan bahwa tersangka melakukan aksinya antara jam 11 pagi dan 5 sore ketika surau atau masjid sepi.
Kedua tersangka naik sepeda ke masjid atau surau yang menjadi sasaran mereka.
" Dan kami percaya penangkapan mereka membantu menyelesaikan tiga kasus pencurian kotak amal masjid di sekitar Bukit Siput," terang Yusuf lagi.
Komplotan ini ditahan empat hari hingga Jumat ini untuk membantu penyelidikan lebih lanjut.
Dream - Sementara itu, bilal Masjid Al-Muhajirin, Bukit Siput, Rauf Jaafar, 52 tahun, mengatakan, sejak tiga bulan lalu pihaknya membuat tiga laporan polisi sehubungan pencurian kotak amal.
Katanya, uang sumbangan jemaah itu digunakan membayar tagihan utilitas masjid, tahfiz dan anak yatim serta keluarga yang kurang mampu di sekitar Bukit Siput.
" Manajemen masjid memasang CCTV ternyata bermanfaat karena membantu polisi melacak dan menangkap pelaku pencurian terhadap uang sumbangan masyarakat itu," katanya.
(Sumber: hmetro.com.my)
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A