Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo
Dream - Tanggal 1 Maret selama ini mungkin jadi hari biasa. Padahal, ada peristiwa sejarah yang terjadi di tanggal tersebut.
Di tanggal tersebut di tahun 1949 berlangsung Serangan Umum di Yogyakarta. Serangan yang dilancarkan TNI untuk membalas upaya Belanda melakukan agresi kedua kalinya di wilayah Republik.
Atas peristiwa ini, Presiden Joko Widodo menetapkan 1 Maret sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara. Ketetapan tersebut dituangkan dalam Keputusan Presiden Nomor 2 Tahun 2022.
" Menetapkan tanggal 1 Maret Hari Penegakan Kedaulatan Negara," demikian bunyi Keppres tersebut.
Keppres ini resmi berlaku terhitung mulai 24 Februari 2022. Tetapi, Hari Penegakan Kedaulatan Negara tidak ditetapkan sebagai libur nasional.
Pengakuan ini diberikan atas usulan Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X yang disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Pertemuan keduanya sendiri berlangsung di Kantor Gubernur DIY, dikutip dari Merdeka.com.
Dream - Jokowi mengatakan bahwa Ibu Kota Nusantara (IKN) bakal didominasi area hijau. Presiden bernama langkap Joko Widodo itu bahkan menyebut prosesntase kawasan hijau di IKN nantinya 70 persen, sehingga sangat cocok untuk pejalan kaki.
" Jadi yang pertama itu yang senang pejalan kaki itu silakan pindah ke ibu kota negara baru, yang senang bersepeda juga, yang ingin sehat itu juga pindahlah ke ibu kota baru," kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam peresmian NasDem Tower, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 22 Februari 2022.
IKN, tambah dia, akan menerapkan transportasi publik ramah lingkungan. Dia bahkan menyebut bahwa 80 persen mobilitas orang di IKN didukung oleh transportasi publik. " Jadi bukan mobil pribadi," kata Jokowi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu yakin transportasi umum akan mengurangi kepadatan lalu lintas. Perpindahan orang dari satu tempat ke tempat lain diklaim lebih singkat, hanya butuh sepuluh menit saja.
" Sehingga di Ibu Kota baru dari satu titik ke titik yang lain itu diperkirakan oleh city plannernya memakan waktu 10 menit."
" Jadi ini ten minute city. Dari sini ke sini, dari sini ke sini semuanya 10 menit," ungkap mantan Walikota Solo tersebut.
Sumber: merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya