Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Bagi negara dengan mayoritas penduduk muslim seperti Indonesia, keberadaan masjid sangat penting. Namun tak hanya sebagai sarana ibadah, sejumlah masjid juga tampil sebagai ikon wisata religi.
Yup, beberapa masjid megah dengan arsitektur dan sejarah menarik di sejumlah daerah jadi magnet tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Lama-kelamaan masjid-masjid tersebut pun menjadi ikon wisata populer dari daerahnya masing-masing.
Nah, bicara soal masjid, umumnya bangunan suci tersebut memiliki nama-nama indah. Tapi apakah benar jika masjid tak boleh diberi nama Ar-Rahman? Berikut ulasannya.
Kita mengimani bahwa Allah memiliki banyak nama, yang semuanya sempurna (al-Asma' al-Husna). Allah berfirman,
" Hanyalah milik Allah al-Asma' al-Husna, serulah Dia dengan nama itu." (QS. Al-A’raf: 180)
Dilihat dari kekhususannya, nama-nama Allah dibagi menjadi 2:
(1) Nama Allah yang hanya khusus untuk Allah. Nama ini tidak boleh digunakan untuk menyebut makhluk, seperti Allah, ar-Rab, al-Ahad, al-Mutakabbir, al-Jabbar, al-A'laa (Yang Maha Tinggi), Allamul Ghuyub (Yang mengetahui semua yang ghaib).
(2) Nama Allah yang tidak khusus untuk Allah. Nama ini boleh digunakan untuk menyebut makhluk, seperti Sami', Bashir, Ali, Hakim, atau Rasyid.
Allah menyebut manusia dengan sami' bashir (makhluk yang mendengar dan melihat). Allah berfirman,
" Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia makhluk mendengar dan melihat." (QS. Al-Insan: 2)
Ada sahabat yang namanya Ali bin Abi Thalib, atau Hakim bin Hizam. Nama beliau termasuk asmaul husna.
Dalam Asna al-Mathalib Syarh Raudh at-Thalib – kitab Syafiiyah – dinyatakan,
Boleh menggunakan nama Allah yang tidak khusus untuk diri-Nya. Sementara nama yang khusus untuk-Nya, hukumnya haram. Seperti ini yang ditegaskan an-Nawawi dalam Syarh Muslim. (Asna al-Mathalib, 4/244)
Termasuk diantara nama yang khusus milik Allah adalah ar-Rahman.
Ulasan selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya