Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Presiden Jokowi Saat Membagikan Sertifikat Tanah (setkab.go.id
Dream - Din Syamsuddin mengajukan pengunduran diri dari jabatan Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antar Agama. Pengunduran diri tersebut sudah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.
Jokowi mengatakan telah menerima surat pengunduran diri tersebut pada Selasa, 25 September 2018. Dia juga bertemu langsung dengan Din dan berbincang mengenai alasan pengunduran dirinya.
Menurut Jokowi seperti dikutip dari laman setkab.go.id, Rabu 26 September 2018. Din sudah memiliki pertimbangan cukup matang ketika memutuskan untuk mundur. Menurut dia, Din mengaku ingin netral, mengingat Jokowi kini telah menjadi Calon Presiden 2019.
"Saya sangat menghargai itu. Saya respect kepada Pak Din," ujar Jokowi.
Selanjutnya, Jokowi segera menunjuk pengganti Din. Jabatan yang ditinggalkan Din harus segera diisi mengingat pentingnya peran UKP Dialog dan Kerjasama Antar Agama.
"Calon penggantinya sudah banyak, tinggal saya putuskan," kata dia.
Sebelumnya, Din beralasan keputusannya untuk mundur adalah demi kemaslahatan. Ini juga terkait dengan tugasnya di luar Utusan Khusus.
"Banyak terlibat sebagai pemimpin dari organisasi atau gerakan yang bersifat lintas," kata Din, dikutip dari Merdeka.com.
Din mengatakan saat ini dia punya tugas di beberapa lembaga. Di antaranya seperti Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang beranggotakan beragam ormas Islam.
"Kalau saya masih menjabat sebagai utusan khusus presiden yang sekarang menjadi calon presiden itu, banyak yang memahaminya berarti saya hanya di sini, di satu pihak," kata Din.
"Itu akan menghalangi dan tidak memudahkan upaya saya untuk membangun kebersamaan dari masyarakat majemuk di berbagai organisasi tadi," ucap dia melanjutkan.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya