Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Mensos Tri Rismaharini
Dream - Kementerian Sosial menghentikan penyaluran Bantuan Sosial Tunai untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19. Alasannya, kondisi saat ini dinilai sudah tidak lagi darurat.
" BST cuma dua bulan, jadi kan kemarin awal 2021 cuma empat bulan, Januari sampai April, ditambah dua bulan karena PPKM darurat, Mei dan Juni," ujar Menteri Sosial, Tri Rismaharini.
Menurut Risma, BST hanya disalurkan ketika kondisi dinyatakan darurat. Sehingga ketika sudah dinilai tidak lagi darurat, maka bantuan ini dihentikan.
" Sudah, saya enggak berani (menyalurkan lagi). Itu emang BST penyalurannya disebabkan untuk pandemi," kata dia.
Sedangkan untuk jenis bantuan sosial lain, Risma menyatakan masih akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan. Termasuk pula program bansos untuk lanjut usia (lansia).
" Mereka (lansia) dapat bansos, tapi kan Rp200 ribu, nah cuma Rp200 ribu sampai Rp300 ribu," kata Risma.
Dia menilai nominal tersebut sangat kurang untuk memenuhi kebutuhan lansia. Apalagi jika sampai satu bulan.
" Oleh karena itu, kita bantu mereka," kata dia.
Menurut Risma, banson lansia akan disalurkan ke seluruh Indonesia. Demikian pula dengan Papua, dikutip dari Liputan6.com.
Dream - Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan bantuan Covid-19, baik Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH), mulai disalurkan. Dia juga memastikan para penerima bantuan juga mendapatkan beras 10 Kilogram.
" BST dan PKH disalurkan masing-masing bagi 10 juta penerima plus beras sebanyak 10 Kg," ujar Risma.
Risma mengatakan, penyaluran beras dijalankan Perum Bulog dengan pertimbangan perusahaan tersebut memiliki jaringan di seluruh Indonesia. Data penerima bantuan akan diserahkan kepada Bulog.
" Mereka (Bulog) menyalurkan beras itu melalui jaringannya di seluruh Indonesia," kata dia.
Selanjutnya, Risma mengatakan proses perbaikan data penerima BST dan PKH sudah selesai akhir pekan lalu. Data tersebut siap digunakan untuk penyaluran bantuan.
Sementara penyaluran bantuan akan diprioritaskan pada daerah yang menerapkan PPKM Darurat. Proses penyaluran sendiri akan memanfaatkan teknologi untuk kemudahan.
Risma juga menjelaskan para penerima BST dan PKH akan mendapatkan dana sebesar Rp600 ribu untuk bulan Mei dan Juni dan beras 10 Kg.
" Penerima BST dan PKH menerima besar sebanyak 10 Kg yang disalurkan Bulog, bukan oleh bank ya," kata dia
Sementara, dana bantuan untuk BST akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Sedangkan bantuan PKH melalui Himpunan Bank-bank Negara (Himbara).
" Penyaluran sudah dimulai sejak pekan lalu secara bertahap usai dilakukan pembaruan DTKS," kata Risma.
Untuk program bantuan pengurangan dampak Covid-19 kali ini, Kemensos menganggarkan Rp65,18 triliun. Rinciannya, BST dianggarkan Rp6,1 triliun untuk 10 juta penerima, PKH Rp13,96 triliun untuk 10 juta penerima, dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Rp45,12 triliun untuk 18,8 juta penerima, dikutip dari Kemensos.
Advertisement
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah