Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (Foto: Shutterstock)
Dream - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, memecat sejumlah pejabat senior karena dianggap gagal menjalankan tugas penanggulangan pandemi hingga menyebabkan 'insiden serius'. Negara musuh bebuyutan Korea Selatan itu sedang berupaya mempertahankan diri melawan pandemi Covid-19.
Diketahui sejang Januari 2020 lalu, Pyogyang telah menutup perbatasan sejak munculnya wabah Covid-19 di negara tetangganya, China.
Hingga hari ini, Korut menyatakan belum mengonfirmasi satu pun kasus positif Covid-19. Hal serupa juga tertera dalam laporan statistik yang dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Dilansir dari France24.com, Rabu 30 Juni 2021, KCNA (Korean Central News Agency - Agensi Berita Korea Utara)mengabarkan dalam sebuah rapat politbiro - badan pengambil keputusan tertinggi Partai Buruh Korea Utara - pada Selasa, 29 Juni 2021, Kim menyebut beberapa pejabat senior telah abai pada tugas mereka dan menimbulkan 'insiden serius'.
" (Hal itu) menimbulkan krisis berbahaya yang mengancam keamanan negara dan warga. Hal ini bisa mengakibatkan konsekuensi yang buruk," jelas Kim, dikutip KCNA.
Namun, KCNA tidak merinci insiden apa yang sebenarnya terjadi di Korea Utara.
Dalam rapat tersebut, Kim menyebut para kader partai " tak punya kemampuan dan tanggung jawab" dan menuduh mereka bersikap " melindungi diri sendiri dan pasif" .
Kim langsung menunjuk presidium baru politbiro dalam rapat itu, dilaporkan KCNA. Para pejabat terkait, sebut Kim, " dipindah dan digantikan" .
Analis menyebut sistem kesehatan Korea Utara sangat buruk dan kurang peralatan medis. Hal ini akan membuat negara bertekuk lutut dalam mengatasi wabah Covid-19.
Upaya Korea Utara menutup perbatasan membuat negeri tersebut makin terisolir. Pada Oktober, melansir CNA, Kim sempat meneteskan air mata sambil berterima kasih pada warganya karena tak ada yang terinfeksi Covid-19.
Bulan ini, krisis berlanjut menjadi krisis pangan. Perdagangan dengan Beijing menyusut, dan relawan kemanusiaan telah meninggalkan negara tersebut. Warga harus bergantung pada sektor pertanian yang bahkan sebelum pandemi sudah kesulitan mencukupi kebutuhan para warga.
Sumber: France24
Dream - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, disebut-sebut terlihat lebih kurus dari biasanya. Kesaksian tersebut disampaikan oleh seorang warga Korut yang tidak disebutkan namanya.
Sumber itu bahkan menyebut rakyat Korut bersedih melihat junjungannya kehilangan berat badan. Komentar publik yang jarang ditampilkan itu dilaporkan setelah banyak orang yang melihat kondisi Kim yang lebih 'kurus' dalam video pertemuan baru-baru ini.
" Rakyat sangat sedih melihat Sekretaris Jenderal yang dihormati terlihat lebih kurus," kata seorang warga Korea Utara dalam wawancara dengan Korean Central Television, dikutip dari Daily Star, Senin 28 Juni 2021.
Kementerian Unifikasi mengkonfirmasi bahwa pihaknya mengawasi kondisi kesehatan Kim. Namun tidak mengatakan apapun tentang tanda yang tidak biasa mengenai penurunan berat badannya.
Belakangan kesehatan Kim Jong Un menjadi perhatian warga lantaran adanya ketidakpastian seputar penggantinya.
Ternyata bukan kali ini saja kesehatan Kim Jong Un menjadi perhatian publik, pada tahun lalu juga diketahui pemimpin Korut itu tidak muncul di hadapan publik pada acara perayaan nasional mendiang kakeknya. Sejak itu, rakyat semakin khawatir dengan kesahatannya.
Sumber: Daily Star
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan