Direktur Liga Muslim Dunia Syekh Mohammed Al-Issa (Foto: Al Arabiya)
Dream - Direktur Liga Muslim Dunia, Syekh Mohammed Al-Issa, mengatakan bahwa dunia tak dapat menyangkal pentingnya pemahaman sejarah peristiwa holocaus, atau pembantaian massal, dan dampaknya terhadap kemanusiaan.
" Kita tak dapat mengabaikan dan mengurangi makna kejadian ini," kata Al-Issa saat menjadi pembicara kunci di Konferensi Yayasan Barbie Weinberg, di Washington, Amerika Serikat, dikutip Dream dari Al Arabiya, Senin 7 Mei 2018.
" Aku menulis surat yang mengekspresikan perasaanku dan pesan ini mendapat banyak respon dari dunia Islam," tambah dia.
Awal tahun ini Al-Issa memang menulis surat atas nama Liga Muslim Dunia yang menyatakan tak seorangpun dapat menyangkal atau meremehkan (kejahatan kemanusiaan).
" Kami percaya dan secara personal, aku yakin sebagai Muslim, kami harus bicara mengenai kebenaran," ujar dia.
" Kami selalu berurusan dengan bencana ini (holocaust) melalui pendekatan kriminal, namun upaya mengurangi bencana ini dengan alasan apa pun dapat membuat kita berpaling dan tidak mengutuk tindakan itu dapat berkontribusi terhadap tindakan kriminal," ucap dia.
Al-Issa sebelumnya telah menyoroti kebutuhan dialog secara efisien.
Al-Issa mengatakan dunia saat ini sedang mengeluh mengenai kurangnya pemahaman kehendak Tuhan dalam beragama, intelektual, budaya, dan peradaban, serta kurangnya pemahaman terhadap kehidupan yang berdampingan, sebagai aturan dasar perdamaian dan harmoni di peradaban manusia.
Dia juga sebelumnya menyoroti poin penting mengenai religiusitas dan konflik intelektual yang menghasilkan ekstrimisme. Al-Issa menanggapi peran penting kontra-ekstrimisme.
Advertisement

Hidupkan Ramadanmu, Teh Celup Sosro Hadirkan Kehangatan Berbuka

OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%


Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia

Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia


OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%