Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Helikopter Bell 412EPI Buatan PTDI Dikirim Ke TNI AD (PTDI)
Dream - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) mengirimkan satu unit helikopter Bell 412EPI pesanan Kementerian Pertahanan. Helikopter tersebut akan dioperasikan oleh Skadron-11/Serbu Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Puspenerbad).
Pengiriman dilakukan dengan mekanisme ferry flight (penerbangan izin khusus non-komersial) dari Hanggar Rotary Wing PTDI di Bandung, Jawa Barat. Ferry flight dilepas oleh Direktur Niaga PTDI, Ade Yuyu Wahyuna, pada Rabu, 17 Februari 2021.
" Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertahanan dan TNI AD khususnya Puspenerbad atas kepercayaan yang diberikan," ujar Ade, dikutip dari laman PTDI, Indonesia-aerospace.com.
Helikopter ini merupakan unit kedua dari sembilan unit pesanan Kemenhan yang telah diselesaikan dan diserahkan PTDI. Sedangkan unit pertama telah dikirimkan pada Desember 2020.
" Mudah-mudahan satu demi satu pesawat bisa kami delivery sesuai dengan kontraknya dalam keadaan baik dan laik serta dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bangsa dan negara," kata Ade.
Kontrak pemesanan heli Bell 412EPI antara Kemenhan dengan PTDI berlangsung pada 9 Januari 2019. Sembilan unit heli tersebut dipesan untuk memperkuat alutsista yang dioperasikan TNI AD.
Heli Bell 412EPI ini memiliki kapasitas 15 orang dengan rincian satu pilot dan 14 penumpang. Heli ini ditenagai dua mesin Pratt & Whitney PT6T-9 Twin Pac dan dilengkapi Full Glass Cockpit, AFCS 4-axis, serta Gatling gun.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya