Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sukses Jadi Polwan Meski Hanya Anak Pemulung (Instagram @abdinegara_cantik)
Dream - Sebagian orang beranggapan menjadi anggota TNI maupun Polri butuh modal besar, paling tidak punya latar belakang keluarga terpandang. Namun, hal itu itu berlaku pada sosok polisi wanita (polwan) satu ini.
Setelah menjadi polisi, banyak yang mengira ia berasal dari keluarga kaya. Namun semua prasangka itu adalah salah besar.
Rupanya polwan cantik ini berasal dari keluarga sederhana. Ibunya berprofesi sebagai seorang pemulung dan ayahnya sopir truk.
Sejak kecil ia telah terbiasa membantu orangtunya mengumpulkan botol bekas atau dikenal juga barang bekas dan rongsokan.
Kisah inspiratif polwan itu diunggah oleh akun Instagram @abdinegara_cantik. Videonya pun mendapat banyak komentar positif warganet.
Dalam video tersebut, tampak seorang polwan membagikan pengalamannya yang dikira anak orang kaya karena berseragam polisi.
" Semoga video ini bisa bermanfaat dan bisa bangkitkan semangat kalian meraih impian," tulis akun dalam keterangan.

Polwan dengan pangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) itu akhirnya mencurahkan kenangan masa kecilnya saat masih susah.
" Enak banget ya sudah jadi Polwan, pasti dari keluarga 'ada'," tulis dalam keterangan badan video.
Namun rupanya prasangka orang-orang yang menduga dirinya anak orang kaya sehingga bisa masuk jadi anggota Polri salah besar. Rupanya dia berasal dari keluarga ekonomi bawah.
Sang ibu merupakan seorang pemulung. Ia bahkan mengunggah potret saat masih belia, serta ibundanya yang berada di tumpukan sampah bersama para rekannya.
Sementara sang ayah, berprofesi sebagai sopir truk panjang. Demi memenuhi kebutuhan, sang ibu juga beternak. Ia juga kerap membantu mengumpulkan botol setiap pulang sekolah.

" Dia enggak tahu kalau mamak cuman pemulung + besarkan ternak demi sekolahin kami ber-4. Bapak sopir truk panjang. Habis pulang sekolah pasti langsung urus si Pina, bantu bereskan botot," ujarnya.
Tak berhenti di situ, semasa sekolah ia juga kerap dicemooh karena bercita-cita menjadi polisi. Seakan menghakimi, mereka meminta dirinya untuk sadar diri tidak akan bisa jadi Polisi.
Beruntunglah kini wanita cantik itu berhasil membungkam dengan sebuah keberhasilan nyata dan mampu menjadi Polwan berpangkat Aiptu.
" Dia enggak tahu kalau dulu dicemooh orang, bakalan enggak bisa jadi Polwan karena orang susah dan sakitnya bukan main. Ai boto lungun do au (sadar diri), siboto susah do au, sadar diri do au, berjuang asa gabe jolma," ujarnya.
Video tersebut lantas menyita perhatian publik. Banyak yang berterima kasih karena telah menginspirasi anak muda yang bercita-cita menjadi polisi agar tidak menyerah.
Warganet juga memberikan dukungan agar tidak menyerah mengabdi kepada negara
" Iya betul betul terima kasih atas motivasi dan semangat yg diberikan," tulis @muhtar12389
" Selamat mengabdi..polwan ku..," ujar @dham.macarini
" Semangat mba," komentar @afenza1
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya