Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Rina Begum Melahirkan Anaknya Di Bawah Pohon Setelah Diusir Pihak Rumah Sakit (Asia One)
Dream - Seorang wanita di Bangladesh harus bernasib malang. Dia terpaksa melahirkan di bawah pohon karena ditolak dua perawat sebuah rumah sakit di Komplek Kesehatan Phulbari Upazila pada Minggu, 12 Agustus 2018.
Abu Taher, seorang pengemudi bajaj di desa Bashpukur, sub distrik Parbatipur mengatakan istrinya, Riba Begum, pergi ke rumah sakit lebih awal dua hari lalu. Taher membantu istrinya masuk ke bajaj dan mengantarkan ke rumah sakit yang jaraknya sekitar 9 kilometer dari rumah mereka, seperti dilaporkan Asia One.
Mereka tiba di rumah sakit sekitar pukul 05.30 waktu setempat.
" Saya antarkan istri saya ke lantai satu di rumah sakit itu untuk mengisi administrasi," kata Taher.
Tetapi, dua orang perawat yang teridentifikasi sebagai Rozina Akter dan Afroza Begum, menolak administrasi Rina.
Mereka tidak hanya mengusir Rina dan Taher, tapi juga menyuruh keduanya pergi ke klinik swasta.
Tidak ada penjelasan mengapa dua perawat itu mengusir Taher dan istrinya. Belakangan diketahui dua perawat ini kabur.
Usai diusir, Taher mengistirahatkan istrinya di bawah pohon di halaman rumah sakit. Saat sedang memikirkan jalan keluar, rasa nyeri yang dirasakan Rina semakin parah.
" Seorang wanita tua datang menawarkan bantuan dan mendudukkan Rina di bawah pohon. Rina melahirkan bayi kami di atas rumput," kata Taher.
Satu jam usai Rina melahirkan, banyak orang mengeluhkan perbuatan tidak manusiawi dari pihak rumah sakit. Akhirnya, pengelola rumah sakit menangani Rina dan bayinya. Itupun setelah uang pendaftaran dibayar.
" Apakah ini adalah sistem layanan kesehatan?" tanya Taher.
Dia menuntut keadilan atas perlakuan tidak manusiawi yang dialami istri dan anaknya.
Pejabat bidang perencanaan keluarga rumah sakit tersebut, dr Nurul Islam, mengaku mendengar kabar pengusiran itu dari orang lain. Tetapi dia memastikan akan ada tindakan tegas terhadap dua perawat tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya