Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jokowi Dan TGB Naik Motor Tinjau Korban Gempa Lombok (merdeka.com)
Dream - Presiden Joko Widodo meninjau langsung kawasan terdampak bencana gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat sejak Senin kemarin hingga hari ini (Selasa, 14 Agustus 2018). Jokowi juga menjenguk para korban gempa yang berada di sejumlah titik pengungsian.
Menuju lokasi pengungsian, Jokowi mengendarai sepeda motor. Berbeda saat Jokowi menunggangi kuda besinya saat meninjau pembangun jalan tol di Papua, kali ini Jokowi dibonceng oleh Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi.
Jokowi dan TGB mengendarai motor trail milik TNI. Kedua melewati medan menanjak demi bisa sampai di titik pengungsian.

" Jarak tempuh saat Presiden naik motor dengan TGB sekitar satu kilometer," kata Kepala Penerangan Korem 162/WB (Kapenrem) Mayor Inf. Dahlan, dikutip dari merdeka.com, Selasa 14 Agustus 2018.
Tiba di lokasi pengungsian, Jokowi bersama TGB didampingi Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, sempat berbincang dengan para pengungsi. Jokowi menjanjikan akan memberikan bantuan perbaikan rumah Rp50 juta untuk kerusakan berat dan Rp25 juta untuk kerusakan sedang.
" Pak Jokowi ditemui ratusan pengungsi di sana," kata Dahlan.
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin berkunjung ke sejumlah titik pengungsian gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat. Salah satunya di Dusun Karangkates, Kecamatan Gangga, Lombok Utara.
Dusun tersebut itu lami kerusakan paling parah akibat gempa dahsyat pada 5 Agustus 2018 lalu. Ini karena posisi dusun itu cukup dekat dengan pusat gempa.
Jokowi tiba di Dusun Karangkates menjelang waktu sholat Maghrib. Jokowi sempat berbincang dengan para korban dan menghibur anak-anak, lalu menjadi imam sholat Maghrib di mushola darurat.

" Sholat Maghrib bersama warga digelar di mushola darurat berupa tenda beratap terpal dan berdinding plastik," tulis Jokowi di akun Facebooknya, diakses pada Selasa 14 Agustus 2018.
Dream - Sebelum ke Karangkates, Jokowi bersama Gubernur NTB, Kapolri dan Panglima TNI meninjau fasilitas pengungsian di Kantor Bupati Lombok Utara. Beberapa di antaranya seperti dapur umum, posko pengungsian, ruang gembira anak dan rumah sakit lapangan.
Dia juga sempat berkunjung ke Dusun Lekok di Kecamatan Gangga. Di lokasi tersebut, Jokowi mengaku sempat ditanya salah satu pengungsi mengenai bantuan biaya memperbaiki rumah.
" Saya sampaikan, warga sendiri akan bergotong royong membangun rumah, dibantu pemerintah dengan biaya yang rusak berat Rp50 juta, yang rusaknya sedang Rp25 juta," kata Jokowi.
Dream - Gempa Lombok mengundang keprihatinan dari dalam hingga ke luar negeri. Tidak sedikit orang tergerak untuk membantu baik dalam bentuk donasi maupun menjadi relawan.
Tidak ketinggalan lima orang pendekar Cimande yaitu Iwan, Suheli, Aung, Asep, dan Ikhwan. Mereka menyeberangi lautan demi bisa membantu meringankan para korban gempa Lombok.
Mereka bergabung dengan Tim Relawan Radar Bogor yang terdiri dari tenaga kesehatan, dokter, dan perawat. Selama lima hari di Lombok, tim yang terdiri dari 11 orang ini menyambangi sejumlah titik pengungsian.
Sedikitnya 1.000 korban gempa ditangani tim ini. Sebagian korban menderita patah tulang pada tumit, telapak kaki, serta tangan. Sementara sebagian lainnya mengalami diare, sakit kepala, dan trauma psikis.
Salah satu pendekar Cimande, Ikhwan, mengatakan dari sejumlah korban yang dia tangani rata-rata mengeluh ngilu. Ada juga yang mengalami patah tulang di bagian tumit, kaki, maupun bahu.
" Di hari pertama sampai sekarang, sekitar 300-an lah yang mengalami patah tulang bagian tumit. Belum lagi kaki bengkak akibat tertindih bangunan, 400-an kira-kira," kata Ikhwan, dikutip dari pojoksatu.id.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya