Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Jokowi Dan Korban Gempa Lombok (Foto: Facebook Joko Widodo)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin berkunjung ke sejumlah titik pengungsian gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat. Salah satunya di Dusun Karangkates, Kecamatan Gangga, Lombok Utara.
Dusun tersebut itu lami kerusakan paling parah akibat gempa dahsyat pada 5 Agustus 2018 lalu. Ini karena posisi dusun itu cukup dekat dengan pusat gempa.
Jokowi tiba di Dusun Karangkates menjelang waktu sholat Maghrib. Jokowi sempat berbincang dengan para korban dan menghibur anak-anak, lalu menjadi imam sholat Maghrib di mushola darurat.

" Sholat Maghrib bersama warga digelar di mushola darurat berupa tenda beratap terpal dan berdinding plastik," tulis Jokowi di akun Facebooknya, diakses pada Selasa 14 Agustus 2018.
Dream - Sebelum ke Karangkates, Jokowi bersama Gubernur NTB, Kapolri dan Panglima TNI meninjau fasilitas pengungsian di Kantor Bupati Lombok Utara. Beberapa di antaranya seperti dapur umum, posko pengungsian, ruang gembira anak dan rumah sakit lapangan.
Dia juga sempat berkunjung ke Dusun Lekok di Kecamatan Gangga. Di lokasi tersebut, Jokowi mengaku sempat ditanya salah satu pengungsi mengenai bantuan biaya memperbaiki rumah.
" Saya sampaikan, warga sendiri akan bergotong royong membangun rumah, dibantu pemerintah dengan biaya yang rusak berat Rp50 juta, yang rusaknya sedang Rp25 juta," kata Jokowi.
Dream - Pulau Lombok kembali diguncang gempa susulan pada Kamis 9 Agustus 2018. Intensitas terbesar, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa itu berkekuatan 6,2 skala Richter.
Gempa ini dirasakan di daerah Lombok Utara, Mataram, Klungkung, Denpasar, dan Lombok Tengah, Sumbawa, dan Karangasem.
Sebuah rekaman video memperlihatkan detik-detik saat gempa susulan itu terjadi. Dalam video berdurasi 1 menit 36 detik itu terlihat juga mantan Kapolda Metro Jaya, Mochamad Iriawan, saat sedang menyambangi lokasi gempa untuk memberikan bantuan.
Pria yang juga pernah menjabat sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) itu terlihat tengah melakukan serah terima bantuan. Di tengah pidatonya, tiba-tiba saja guncangan gempa kembali terjadi.
Peristiwa itu terjadi pukul 12.00 WIB siang. Sebelumnya, BMKG menyatakan Lombok masih akan diguncang gempa susulan berskala kecil selama tiga hingga empat minggu ke depan.
Sebab, posisi Pulau Lombok memang berada pada patahan batu besar di bumi, yang disebut Sesar Flores.
Mengantisipasi gempa susulan ini, BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
(Twitter.com/@infoBMKG)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya