Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Dream - Tawuran antar pelajar kembali terjadi di Jalan Mayjen Sutoyo, Kebon Pala, Makasar, tepatnya di jembatan depan Kodam Jakarta Timur, Senin 13 Agustus 2018.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, siswa dari SMK Rahyu Mulyo bernama Fathurosi Delpiero menjadi korban meninggal dunia.
" Korban meninggal dunia dan dibawa ke RS Polri, setelah dicek ternyata benar korban meninggal dunia," kata Argo di Jakarta, Selasa 14 Agustus 2018.
Argo menjelaskan, Delpiero tewas karena mengalami luka bacok di paha sebelah kirinya.
Hingga kini, polisi terus mencari pelaku dan memintai keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi.
" Selanjutnya dibuatkan cek TKP dan visum mayat di RS Polri Kramatjati, kasus ditangani Polsek Makasar," kata dia.
© Dream
Dream - Seorang bidan berinsial AP (27) menjadi korban perampok di tempat kosnya di Griya Agung Permai Blok C RT 15/5 Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu malam 4 Januari 2017.
Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB, Rabu malam. Ketika itu korban sedang mandi. Tiba-tiba ada suara seseorang menggedor pintu. Mendengar suara itu, AP mengira itu adalah tukang laundry. Korban yang baru selesai mandi hanya mengenakan handuk keluar, kemudian membuka pintu.
Namun nahas, saat pintu baru terbuka sedikit, tiba-tiba serorang pria mendorongnya kemudian masuk dan handuk yang dikenakan korban melorot. Pelaku yang diketahui Setiawan Marta (27) langsung mengalungi celurit dan menyeret korban ke dalam kamar mandi.
Di dalam itu, pelaku memaksa korban untuk berbuat mesum, berbuat tak senonoh. Namun, wanita itu berusaha sekuat tenaga nolak.
Karena menolak, si pelaku langsung kembali pada niat awalnya, yakni merampok. Ia melucuti cincin emas putih dan kuning dari lengan korban. Setelah itu korban dikunci di kamar mandi.
Pelaku juga mengobrak-abrik isi ruangan dan mengambil tas kulit berisi telepon genggam milik korban. Setelah harta dikuras, pelaku kemudian kabur.
Nah, apes kan...!
© Dream
Namun berkat usahan si korban, pintu berhasil dibuka. Spontan korban yang mengenakan pakaian seadanya sempat melihat pelaku masih berada di luar, langsung berteriak: Rampok…!
Teriakan itu membuat warga berdatangan. Pelaku berusaha kabur dengan sepeda motornya. Namun gagal. Saat melewai pintu pos penjagaan dia dikepung massa. Pelaku panik lalu menabrak portal hingga terjatuh.Warga langsung menghakimi si bandit.
Petugas yang datang kelokasi segera mengamankan bandit mengaku dari kelompok Johar Baru itu, lalu diamankan ke Polsek Kemayoran.
“ Pelaku dari daftar kepolisian, sudah sering beraksi ditempat rumah anak kos, dari catat di kepolisian ia sudah tiga kali beraksi namun baru kali ini ketahuan dan langsung diamuk warga," kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya