Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Presiden AS, Donald Trump
Dream - Menghadapi kritik atas penanganannya terhadap pandemi Covid-19, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menunjuk seorang Ilmuwan Muslim, Moncef Slaoui sebagai pemimpin operasi penemuan vaksin Covid-19.
Moncef Mohamed Slaoui merupakan ilmuwan Belgia-Amerika kelahiran Maroko. Dia pernah memimpin upaya memerangi virus dan terlibat dalam pengembangan vaksin melawan Ebola.
Dia pun kemudian ditunjuk untuk memimpin inisiatif Gedung Putih yang disebut " Operation Warp Speed" (OWS).
Trump mengatakan OWS akan membantu memproduksi 300 juta dosis vaksin pada akhir tahun ini, serta mempercepat pengembangannya.
Slaoui berharap menemukan vaksin Covid-19 dan tersedia pada akhir tahun ini.
“ Saya percaya mereka sangat kredibel,” katanya tentang upaya menemukan vaksin tersebut.
Merespon penunjukan Slaoui, para pemimpin partai Demokrat dan beberapa media berita mengkritik tindakan Trump ini. Namun, pujian malah datang terutama dari komunitas Arab Amerika dan mereka yang terlibat dalam masalah Timur Tengah.
Di antaranya pengacara hak asasi manusia yang berbasis di New York dan analis keamanan nasional, Irina Tsukerman.
Dalam komentar kepada Arab News, beberapa orang Arab Amerika mengatakan penunjukan Slaoui akan meningkatkan citra publik, khususnya mereka yang berprofesi di bidang medis.
" Kita memang harus menempatkan seseorang yang memiliki pengalaman untuk mengerjakan vaksin, dan ini adalah kabar baik bagi tim medis," kata Firas Badin, warga Amerika kelahiran Suriah dan direktur medis untuk penelitian onkologi di Baptist Health System di Kentucky.
Penunjukan Slaoui sebagai pemimpin operasi pembuatan vaksin Covid-19 mampu memberikan gambaran baik atas kesuksesan keturunan Arab Amerika di sana.
Badin bertugas di Komite Covid-19 Nasional yang dibuat oleh ArabAmerica.com. Dia juga pendiri Pusat Kanker Amerika Suriah, nirlaba yang membantu pasien kanker di Suriah yang dilanda perang.
Pandangan Badin didukung oleh Dr. Rouba Ali-Fehmi, yang menjabat sejak 2018-2019 sebagai presiden National Arab American Medical Association (NAAMA).
“ Slaoui memiliki latar belakang yang bagus dalam mengembangkan vaksinasi dan juga sangat berkualitas dalam biologi molekuler dan imunologi,” kata Ali-Fehmi.
Dia pun mengatakan, " semua dokter dan perawat kesehatan memainkan peran penting di garis depan merawat pasien tanpa memandang ras, etnis atau agama."
Sumber Arab News
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya