AA Gym Jengkel, Kecewa, Sedih, Merasa Dikhianati

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 21 Mei 2020 04:01
AA Gym Jengkel, Kecewa, Sedih, Merasa Dikhianati
Aa Gym turut kecewa melihat banyaknya orang yang tidak patuh PSBB.

Dream - Melihat kejadian dimana banyak masyarakat yang berkumpul di suatu tempat dan tak melanggar ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti yang dianjurkan pemerintah membuat banyak orang kecewa.

Untuk menumpahkan kekecewaannya, banyak orang yang ramai-ramai menuliskan tagar #TerserahIndonesia di platform Twitter. Apa yang selama ini dikerjakan oleh para petugas medis seperti sia-sia. Lantas kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir jika masyarakat banyak yang tak peduli dengan anjuran pemerintah?

Kekecewaan ini juga diutarakan ulama terkenal, KH Abdullah Gymnastiar atau yang dikenal dengan Aa Gym. Dia merasa kecewa melihat banyaknya warga yang tak patuh PSBB di kotanya masing-masing.

Warga lebih mementingkan ke mal dan pasar tanpa melakukan social distancing dan protokol kesehatan lainnya.

1 dari 2 halaman

Petuah Aa Gym

Berikut ungkapan Aa Gym yang dikutip dalam akun Instagramnya.

" Assalamualaikum wara?matullahi wabarakatuh, Aa kira para sahabat punya perasaan yang sama jengkel, kecewa, sedih merasa di khianati, bagi kita yang sudah 3 bulan di rumah melihat kerumunan di airport, pasar, di jalan, seakan-akan perjuangan dan pengorbanan kita terutama para dokter dan perawat yang mempertaruhkan nyawa, aparat yang siang malam, menjaga masjid tempat ibadah kita menjadi sepi seakan terkhianati oleh mereka itu.

Tapi tetap kita harus jernih, akal sehat harus tegak jangan sampai kita meniru keburukan dengan keburukan yang sama karena bagi kita khususnya umat Islam berdiam di rumah menjauhi kemudharatan adalah amal sholeh dan perintah agama

Bukan semata-mata PSBB menjauhi lepra seperti lepra seperti menjauhi singa itu sabda Nabi.

Menjauhkan kemudaratan lebih diutamakan daripada mendatang kan kemanfaatan. Tetaplah saudaraku disiplin dan bertahan di rumah.

Ibadah pun tetap di rumah. Kalau kita berada di zona merah sesuai dengan anjuran Gubernur.

Insya Allah kalau kita disiplin Allah akan menghilangkan wabah ini karena wabah ini kerumunan karena di mana kerumuman itu ada maka wabah itu pun datang.

Dengan kita istiqomah semoga orang lain ikut terbawa Istiqomah maka Allah angkat mengangkat wabah dan kita bisa sekolah, bekerja, beraktivitas dengan normal di zaman baru jaman yang lebih berkah Taqoballahu Minna Wa Minkum, disiplin, jaga jarak,"  pesan Aa Gym dalam unggahan videonya.

 

2 dari 2 halaman

Ini Videonya

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, sudah menjadi tradisi setiap keluarga untuk membuat makanan khas hari raya. Maka tak heran apabila pasar dan mal menjadi sasaran masyrakat untuk mendapatkan kebutuhan hari raya.

Layaknya tahun-tahun sebelumnya, para pedagang dan pembeli seperti tak peduli dengan pandemi yang sedang melanda Indonesia. Pembatasan Sosial Berskala Besar PSBB (PSBB) hanyalah sebatas ucapan belaka, tanpa ada aksi nyata. Begitulah kondisi di Indonesia saat jelang lebaran tahun 2020.

      Lihat postingan ini di Instagram

Berbagai perasaan muncul melihat kerumunan dimana mana.../ Lalu apa Yg harus kita lakukan ?

Sebuah kiriman dibagikan oleh Abdullah Gymnastiar (@aagym) pada

Beri Komentar