Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
© Pexels.com/agang08
DREAM.CO.ID - Bayangkan naik kereta di Moskow, Rusia, lalu baru turun hampir delapan hari kemudian di Pyongyang, Korea Utara. Selama perjalanan, kereta menempuh lebih dari 10.000 kilometer melintasi sebagian wilayah Eurasia. Rute ini tercatat sebagai perjalanan kereta penumpang terpanjang di dunia yang dapat ditempuh tanpa berganti kereta.
Menurut Guinness World Records, perjalanan langsung terpanjang tanpa pergantian kereta adalah rute Moskow–Pyongyang sepanjang sekitar 10.214 kilometer. Kereta dijadwalkan menempuh perjalanan tersebut dalam waktu sekitar 7 hari 20 jam 25 menit. Rute ini menggunakan jaringan Trans-Siberia sebelum berlanjut menuju Korea Utara.
Perjalanan dimulai dari Moskow dan bergerak ke arah timur melalui jaringan kereta Trans-Siberia, salah satu jalur kereta paling terkenal di dunia. Setelah melintasi wilayah Rusia yang sangat luas, rangkaian perjalanan berlanjut menuju kawasan Timur Jauh Rusia dan kemudian melewati perbatasan Rusia-Korea Utara.
Menariknya, “ tanpa berganti kereta” dalam konteks ini tidak selalu berarti rangkaian gerbong tersebut ditarik oleh lokomotif yang sama sejak Moskow hingga Pyongyang. Gerbong penumpang Korea Utara dapat melekat pada rangkaian kereta yang berbeda di sepanjang perjalanan. Namun, penumpang tetap berada di gerbong yang sama sehingga tidak perlu turun dan berganti kereta. Rute tersebut melewati jembatan perbatasan Rusia-Korea Utara di atas Sungai Tumen.
Perjalanan selama hampir delapan hari tentu membuat pengalaman naik kereta ini jauh berbeda dari perjalanan kereta antarkota pada umumnya. Penumpang tidak hanya melewati sejumlah kota, tetapi juga bentang alam Rusia yang sangat luas sebelum akhirnya mencapai Semenanjung Korea.
Namun, ada satu rute lain yang sering disebut sebagai perjalanan kereta terpanjang di dunia, yaitu dari Portugal menuju Singapura. Jarak teoritisnya bahkan mencapai sekitar 18.755 kilometer dan melintasi 13 negara. Rute ini menghubungkan ujung barat Eropa dengan Asia Tenggara melalui jaringan kereta yang melewati Eropa, Rusia, Mongolia, China, Laos, Thailand, Malaysia, hingga Singapura.
Perbedaannya cukup penting. Portugal–Singapura bukanlah satu layanan kereta langsung. Perjalanan tersebut merupakan rangkaian banyak perjalanan kereta dengan pergantian kereta, tiket, dan operator. Seat61, situs yang banyak digunakan sebagai referensi perjalanan kereta internasional, bahkan menegaskan bahwa tidak pernah ada satu kereta atau satu tiket yang menghubungkan Portugal langsung dengan Singapura.
Secara teori, perjalanan Portugal–Singapura menjadi mungkin setelah beroperasinya jalur kereta China–Laos pada 2021. Jalur tersebut membuka hubungan kereta yang sebelumnya terputus antara China dan daratan Asia Tenggara. Namun, kondisi layanan internasional dan berbagai pembatasan perjalanan membuat keseluruhan rute tersebut tidak dapat dianggap sebagai satu perjalanan komersial yang saat ini bisa dipesan dari awal sampai akhir.
Karena itu, ketika berbicara tentang rute kereta terpanjang yang benar-benar bisa ditempuh tanpa berganti kereta, Moskow–Pyongyang menjadi jawabannya berdasarkan catatan Guinness World Records. Sementara Portugal–Singapura lebih tepat disebut sebagai salah satu rute perjalanan kereta terpanjang yang pernah dipetakan secara teoritis dengan menggabungkan berbagai layanan kereta.
Dua rute tersebut menunjukkan bahwa ukuran sebuah perjalanan kereta bisa sangat berbeda tergantung cara menghitungnya. Jika ukurannya adalah satu perjalanan tanpa harus berpindah kereta, perjalanan Moskow–Pyongyang menempuh lebih dari 10.000 kilometer. Jika seluruh jaringan kereta yang dapat dirangkai menjadi satu perjalanan dihitung, jalur Portugal–Singapura mencapai hampir 19.000 kilometer.
Bagi sebagian orang, perjalanan selama berhari-hari mungkin terdengar melelahkan. Namun bagi penggemar kereta, perjalanan panjang seperti ini menawarkan sesuatu yang tidak diberikan pesawat: kesempatan menyaksikan perubahan lanskap, kota, budaya, dan zona waktu secara perlahan dari balik jendela kereta.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas