Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Shutterstock)
Dream - Kadangkala hal kecil yang tak terduga bisa berakibat fatal bagi tubuh. Seperti yang dialami pria asal Singapura ini. Dia harus merelakan jari tangannya diamputasi setelah tanpa sengaja tertusuk ketika tengah membersihkan udang.
Dilansir dari World of Buzz, tusukan tersebut ternyata membuat jarinya terinfeksi oleh bakteri pemakan daging yang tumbuh pada tubuh udang, Vibrio Vulnificus.
Pada awalnya, pria tersebut tidak merasa ada yang salah dengan jarinya, karena sebelumnya dia juga telah beberapa kali tertusuk saat membersihkan udang.
Namun, ternyata tusukan kali ini beberda dan membuat jarinya menghitam pada hari berikutnya serta disusul dengan demam ringan. Ia kemudian langsung pergi ke klinik 24 jam di Toa Payoh dan langsung dirujuk untuk segera pergi ke rumah sakit.
Segera setelahnya, pria itu kemudian ke rumah sakit dan harus menjalani operasi pada malam yang sama dan dirawat di rumah sakit selama tujuh hari setelahnya, termasuk dua hari di unit perawatan intensif.
Beruntungnya pria itu langsung bergegas ke rumah sakit. Jika tidak, menurut dokter, ia bisa kehilangan seluruh lengannya atau bahkan mati ketika bakteri Vibrio vulnificus mencapai ketiaknya.

Akibat insiden itu, korban kemudian meminta orang lain untuk berhati-hati saat membersihkan udang mentah atau makanan laut.
Menurut Centers For Disease Control and Prevention, Vibrio vulnificus adalah sejenis bakteri yang dapat menyebabkan infeksi yang terdapat pada makanan laut mentah atau setengah matang. Infeksi ini juga dapat terjadi melalui luka terbuka jika luka bersentuhan dengan makanan laut mentah atau kurang matang, menetes atau dengan air asin.
“ Satu spesies, Vibrio vulnificus, bahkan dapat menyebabkan infeksi luka yang mengancam jiwa. Banyak orang dengan infeksi Vibrio vulnificus memerlukan perawatan intensif atau amputasi anggota tubuh, dan sekitar satu dari lima orang dengan infeksi ini meninggal, kadang-kadang dalam satu atau dua hari menjadi sakit,” kata CDC.
Beberapa infeksi Vibrio vulnificus menyebabkan necrotizing fasciitis, infeksi parah yang menyebabkan daging di sekitar luka terbuka mati. Beberapa laporan media menyebut jenis infeksi ini disebabkan bakteri pemakan daging, meskipun fecciitis nekrotikan dapat disebabkan oleh lebih dari satu jenis bakteri.
(Sah, Sumber: Worldofbuzz.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya