Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Autopsi terhadap orang yang meninggal karena infeksi virus corona membantu dokter memahami bagaimana penyakit ini memengaruhi tubuh korbannya.
Amy Rapkiewicz, ketua departemen patologi di NYU Langone Medical Center, mengatakan pada Kamis malam pekan kemarin bahwa infeksi virus corona bisa menyebabkan terjadinya pembekuan darah pada pasien.
Beberapa pasien Covid-19 diketahui mengalami masalah pembekuan darah, tetapi Rapkiewicz menggambarkan tingkat keparahan dan pengaruhnya sebagai sesuatu yang dramatis.
Pada tahap awal pandemi, dokter yang merawat langsung pasien menemukan banyak sekali terjadi pembekuan darah di berbagai pembuluh darah besar.
"Namun apa yang kita lihat saat otopsi merupakan perpanjangan dari itu. Pembekuan itu tidak hanya terjadi di pembuluh besar tapi juga di pembuluh kecil," kata Rapkiewicz.
"Ini sesuatu yang sangat mengejutkan. Karena awalnya kita mengharapkan pembekuan hanya terjadi di paru-paru, tapi ternyata ditemukan di hampir setiap organ yang kita lihat dalam penelitian otopsi kami," katanya.
Uraian dari penelitian Rapkiewicz ini telah diterbitkan pada akhir Juni lalu di jurnal The Lancet EClinicalMedicine.

Otopsi tersebut juga menunjukkan sesuatu yang tidak biasa tentang megakaryocytes atau sel sumsum tulang besar.
Sel-sel ini biasanya tidak beredar di luar tulang dan paru-paru. Tapi Rapkiewicz menemukannya di jantung, ginjal dan hati serta organ lainnya.
"Terutama di jantung, megakaryocytes menghasilkan sesuatu yang disebut trombosit yang secara erat terlibat dalam pembekuan darah," kata Rapkiewicz.

Para peneliti berharap bisa menemukan bagaimana sel-sel ini memengaruhi pembekuan pembuluh darah kecil pada pasien Covid-19.
Beberapa penelitian terakhir memang menemukan banyak fakta baru tentang penyebaran infeksi oleh virus corona SARS-CoV-2 di dalam tubuh manusia.
Virus mematikan ini bisa merusak berbagai organ tubuh. Mulai mata, otak, jantung, ginjal, paru-paru, kaki, sirkulasi darah, sistem saraf, sistem pencernaan, hingga sistem imun.
Sumber: CNN
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari