Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Eggi Sudjana Alami Kecelakaan, Telapak Tangan Patah dan Pelipis Dijahit

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 27 Mei 2020 11:08
Eggi Sudjana Alami Kecelakaan, Telapak Tangan Patah dan Pelipis Dijahit
Diduga Eggi mengantuk saat berkendara.

Dream - Aktivis Eggi Sudjana mengalami kecelakaan tunggal pada Selasa, 26 Mei 2020. Lokasi kejadian di Jalan Raya Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kuasa hukum Eggi, Hendarsam Marantoko, mengatakan kliennya saat ini menjalani perawatan di salah satu rumah sakit. Dia menyebut Eggi mengalami patah tulang telapak kaki.

" Dirawat di rumah sakit di Jalan Raya Bogor, kurang tahu persis di mananya, tapi info terbaru pagi ini telapak kaki Bang Eggi patah katanya," ujar Hendarsam, dikutip dari Liputan6.com.

 

1 dari 3 halaman

Diduga Mengantuk

Menurut Hendarsam, Eggi mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan untuk menghadiri sebuah acara. Diduga Eggi mengantuk sehingga kendaraan yang dikemudikan menabrak trotoar.

" Jadi ceritanya siang Bang Eggi ada pertemuan PPMI, bawa mobil sendiri karena kebetulan sopirnya sedang nggak masuk. Kemarin berangkat mungkin ngantuk sehingga akhirnya menjadi kecelakaan tunggal nabrak trotoar," kata dia.

Eggi juga mengalami luka di pelipis kanan dan mendapatkan tujuh jahitan. Meski demikian, Hendarsam mengatakan kondisi Eggi saat ini cukup baik.

" Tangannya keseleo, mungkin nahan setir. Tapi Alhamdulillah enggak ada apa-apa. Sekarang lagi CT Scan kepala," ucap Hendarsam.

(Sah, Sumber: Liputan6.com)

2 dari 3 halaman

Menag Balas Ancaman Eggi Sudjana dengan Doa

Dream - Ketua Tim Pengawas Umroh dan Haji (PUH) Eggi Sudjana mengancam akan memidanakan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan jajarannya. Eggi beralasan, Lukman dianggap tidak membantu korban Abu Tours, biro travel yang diduga menilep uang nasabah hampir 1 triliun.

Lukman tak ingin ambil pusing dengan ancaman Eggi. Dia justru mendoakan Eggi mendapat perlindungan Tuhan.

" Ya saya doakan mudah-mudahan beliau senantiasa dilindungi Allah SWT," kata Lukman.

Seperti dikabarkan Liputan6.com, Eggi meminta pemerintah membantu jemaah korban travel umroh Abu Tours berangkat haji dengan dana umat.

" Saya akan pidanakan menteri, dirjen, dan semuanya yang terkait karena dia telah melanggar pasal diduga ya melanggar pasal 421 KUHP dan 422," kata Eggi.

Eggi beralasan ancaman pemidanaan terhadap berbagai pihak itu karena dugaan penyalahgunaan wewenang. Dia merasa cara Kementerian Agama mencabut izin Abu Tours membuat agen umroh itu tak bisa memberangkatkan para jemaah.

" Iya dong itu penyalahgunaan wewenang, apa kesalahan seriusnya? Dia memerintahkan sesuatu apa? Kok ditutup? Tadi DPR saja protes, ngga boleh dong ditutup, Nggak ada solusi," ujar Eggi. (ism, Sumber: Liputan6.com/Hans Jimenez Salim)

3 dari 3 halaman

Heboh Isi Ceramah Eggi Sudjana, Ini Respon Pihak Istana

Dream – Ceramah Eggi Sudjana yang menyinggung soal presiden penyebab masyarakat Indonesia semakin miskin disayangkan Kepala Staf Presiden, Moeldoko. Ceramah itu disampaikan Eggi saat Gerakan Indonesia Salat Subuh (GIS) di Masjid Dzarratul Muthmainnah, Tangerang Selatan, Minggu 15 April.

Moeldoko mengingatkan agar rumah ibadah seperti masjid tidak digunakan untuk pidato atau ceramah yang tidak berkaitan dengan agama. Dia menilai masjid seharusnya digunakan untuk beribadah.

“ Ya, saya hanya menyarankan agar masjid jangan digunakan sebagai syiar yang lain,” Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 16 April 2018.

Diwartakan Anadolu Agency, Moeldoko juga mengimbau agar Eggi lebih berhati-hati agar tidak memunculkan pertentangan baru.

“ Prinsipnya adalah ini ajakan bijak bagi kita semua, bahwa masjid harus diarahkan untuk kepentingan yang lebih agamis,” ujar dia.

Lagipula, kata Moeldoko, pernyataan Eggi bertentangan dengan data. Moeldoko mengklaim angka rasio gini atau ketimpangan di Indonesia semakin menurun.

“ Gini rasionya sudah mulai menurun dari 0,41 menjadi 0,39,” ucap dia.

Dalam ceramahnya sebuah masjid di Tangerang Selatan, Eggi Sudjana mengkritik Jokowi. Dia mengatakan Jokowi telah membuat sumber daya alam Indonesia dikuasai oleh asing dan menyebabkan masyarakat Indonesia semakin miskin.

(Sah)

Beri Komentar