Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumber Foto: TikTok @tonikecet
Dream - Profesi sebagai penagih utang tidaklah mudah. Banyak hambatan yang harus dihadapi di lapangan, apalagi pekerjaan ini berkaitan dengan penarikan uang.
Sudah banyak kita dengar penagih utang yang galak. Mereka membentak nasabah hingga mengeluarkan ancaman demi menarik utang dari nasabah.
Tapi tidak sedikit pula cerita para penagih utang dibuat pusing nasabah pengutang. Mereka juga kerap mendapat perlakuan tak menyenangkan, bahkan beberapa nasabah jauh lebih galak daripada sang penagih.
Cerita adu mulut antara nasabah dengan penagih utang sudah jamak viral di media sosial. Dalam beberapa kasus bahkan ada nasabah yang memaki dan mengancam penagih utang dengan senjata tajam.
Tidak hanya galak, banyak juga tipe nasabah yang bikin kesal saat ditagih utang. Mereka menggunakan 'jurus ninja', menghilang saat sang penagih datang.
Karena jengkel, sang penagih utang mencoret-coret tembok rumah nasabah yang raib tanpa jejak itu. Harapan mereka cuma satu, nasabah membayar cicilan.
Nasabah mengajak perang dan menghilang seperti yang sudah-sudah itu hanya beberapa dari banyak tipe nasabah. Nah, emak-emak yang satu ini beda lagi.
Dia tidak marah dengan berteriak-teriak saat ditagih utang. Emak-emak yang sedang viral ini juga tak pakai jurus menghilang seperti nasabah-nasabah pada umumnya.
Emak-emak berdaster ini tetap cool. Dia berani menghadapi sang penagih utang sendirian. Namun, sang penagih utang tak kalah pusing menghadapinya.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @tonikecet, terlihat emak-emak berdaster kuning tampak santai menghadapi sang penagih utang. Tak ada raut kepanikan. Dia tenang.
" Endi mak setorane, Mak? [Mana setorannya, Bu]," demikian tagih sang debt collector.
Itu memang pertanyaan standar dari penagih utang. Tapi dengarlah, emak-emak itu memberi jawaban yang mengejutkan. Dia memberi syarat kepada sang penagih utang apabila ingin cicilan dibayar.
" Ora, gah, pokoke tak ambung sek. [Tidak, enggak mau, pokoknya saya cium dulu]," kata emak-emak itu.
Tidak jelas, apakah jawaban itu termasuk model ancaman maupun modus baru untuk mengelak daari cicilan. Yang pasti, sang penagih utang kelabakan mendengar permintaan itu.
" Ngawur, mosok ngambung inyong? [Ngawur, masak cium saya]," kata si tukang tagih.
" Ora ngawur-ngawuran. [Tidak ngawur-ngawur]," jawab si emak-emak.
Sang penagih utang tidak surut. Dia tetap meminta emak-emak itu membayar cicilan. Dia juga tidak mau dicium oleh emak-emak itu dengan alasan takut dimarahi istrinya.
Namun emak-emak itu tak juga mengubah syarat. Dia punya alasan mengajukan permintaan itu kepada sang penagih utang. Emak-emak itu mengatakan, si penagih utang sudah berbuat salah kepadanya.
Syarat itu rupanya sebagai upaya balas dendam. " Kowe wes mitnah aku, aku garek balese koyok kuwi. [Kamu sudah memfitnah aku, aku balas seperti itu]," kata emak-emak itu.
Melihat kegigihan itu, teman sang penagih utang yang juga berada di tempat itu, meminta emak-emak itu tidak bercanda, karena perkara mereka sebenarnya adalah soal tagih-menagih cicilan yang menjadi kewajiban nasabah.
" Ojo guyonan. [Jangan bercanca]," kata teman sang penagih utang.
Mendengar peringatan itu, emak-emak itu menjawabnya dengan enteng, " Aku ora guyonan, Om. [Aku tidak bercanda, Om]."
Mungkin karena sudah pusing dan ingin segera menyudahi perdebatan itu, sang penagih utang kembali menegaskan niatnya dengan bertanya kepada emak-emak itu.
" Lha iki setorane piye Mak? [Lha ini setoranya bagaimana Bu?]," tanya sang penagih utang.
Emak-emak itu tetap teguh pada pendiriannya. Kemauannya tak bergeser sejengkalpun, tetap minta mencium snag penagih utang.
" Lha iyo, tak ambung sek, nek gelem engko tak jipukne duit. [Lha iya, saya cium dulu, kalau mau nanti saya ambilkan duit]," kata emak-emak itu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya