5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ilustrasi
Dream - Berdasarkan data Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) di Madinah, hingga Kamis, 27 Agustus 2015 waktu setempat sudah enam calon haji Indonesia wafat di Madinah. Dari enam itu, dua jemaah haji yang wafat terakhir adalah Azwardy bin Ilyas, 64 tahun dan Harap Idris Dirakse, 77 tahun.
Azwardy bin Ilyas merupakan jemaah asal Sumatera Barat dan tergabung dalam kloter satu Embarkasi Padang (PDG 1). Sedangkan Harap Idris Dirakse berasal Mantang, Loteng Nusa Tenggara Barat dan tergabung dalam kloter empat Embarkasi Lombok (LOP 4). Keduanya meninggal dunia karena akut koroner syndrome (jantung).
Empat jemaah calon haji yang wafat sebelumnya adalah Masri binti Djimun Kasan, 63 tahun asal Madiun Jawa Timur; Supriati, 70 tahun asal Pacitan, Jawa Timur; Chamdanah Kalam Hasyim binti Kalam, 55 tahun asal Surabaya, Jawa Timur; dan Ooy Rukoyah, 55 tahun asal Sukabumi, Jawa Barat.
Dalam keterangan tertulis Kementerian Agama, lima jemaah haji yang wafat di Tanah Suci Madinah mempunyai kesamaan riwayat penyakit yaitu penyakit jantung.
Serangan jantung ini kemungkinan disebabkan diabetes dan hipertensi. Dua penyakit itu, menurut tim medis jemaah haji, dr. Faishal, kemudian akan mengubah fungsi dan kemampuan jantungnya.
“ Hal yang penting diperhatikan oleh jemaah haji adalah persiapan obat-obatanan yang setiap hari dikonsumsi dan saran-saran yang pernah diberikan oleh dokter jantung. Mereka tidak perlu melakukan kegiatan yang berlebihan ritual ibadah,” jelasnya.
Berdasarkan data dari Sistem Komputerasi Haji Terpadu (Siskohat), hingga sampai Kamis, 27 Agustus 2015, pukul 19.00 WAS, jemaah haji Indonesia yang telah tiba di Madinah berjumlah 79 kloter. Jumlah total jemaah 32.206 orang dan jumlah petugas kloter sebanyak 395 orang. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?