Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Evo Morales Menyuruh Ajudannya Mengikat Sepatu (youtube.com)
Dream - Presiden Bolivia Evo Morales yang terkenal dengan kebijakan kesetaraan sosialnya, mendapat kecaman karena dianggap semena-mena terhadap seorang ajudannya.
Morales dikritik karena mempermalukan ajudannya dengan menyuruh mengikatkan tali sepatunya saat sang Presiden berbincang dengan pendukungnya.
Peristiwa itu terekam kamera. Alhasil, rekaman tersebut menjadi senjata pihak oposisi melayangkan kritik pedas kepada Morales.
"Mempermalukan seorang pegawai, tentara atau polisi sama seperti seorang pengemis. Pahlawan seperti apa yang sedang kita puja saat ini," ujar salah seorang pemimpin partai oposisi, Gary Prado.
Sementara itu Samuel Doria yang pernah menjadi lawan Morales dalam perebutan kursi Presiden menulis tweet: "Video yang memperlihatkan Evo memerintahkan ajudannya mengikat tali sepatunya menunjukkan kesetaraan abad ke-21 yang dipromosikan sosialisme."
Video tersebut diduga direkam saat Morales akan memasuki sebuah gedung olahraga di kota Cochabamba yang terletak di bagian tengah negara tersebut.
Morales, yang selalu menunjukkan penentangan terhadap imperialisme Barat, selama ini selalu mencitrakan dirinya sebagai pemimpin rakyat dan disebut selalu mencuci sendiri pakaian dan kaus kakinya sebelum berkuasa pada 2005.
Kepada sebuah stasiun televisi Spanyol tahun lalu, Morales mengatakan, dia tak seperti para pemimpin Barat yang mengambil jarak dari rakyatnya. Pernyataan itu untuk menjawab pertanyaan mengapa dia sendiri yang mengemudikan mobil saat kampanye yang dilakukan dengan pengawalan minim.
Victor Borda, seorang politisi partai pimpinan Morales, yakin video tersebut hanya sebuah rekayasa.
"Saya menganggap apa yang diunggah di Facebook itu sebagai sebuah kebenaran. Pembuat video itu tidak diketahui identitasnya dan rekaman itu sangat mungkin direkayasa," katanya.
Evo Morales, mantan petani coca, telah tiga kali terpilih menjadi Presiden Bolivia setelah menerima kemenangan 60 persen suara pada pemilihan umum tahun lalu.
Sumber: mirror.co.uk
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?