Fakta Mengerikan Pembunuhan Sadis Buruh Pabrik Tangerang

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 16 Mei 2016 13:05
Fakta Mengerikan Pembunuhan Sadis Buruh Pabrik Tangerang
Nyawa korban dihabisi lantar menolak berhubungan badan dengan sang kekasih. Usai diperkosa, pelaku menusukkan gagang cangkul.

Dream - Motif pembunuhan EP karyawan pabrik plastik di Kosambi, Kabupaten Tangerang, akhirnya terungkap. Nyawa korban dihabisi lantar menolak berhubungan badan dengan sang kekasih.

Sebelum dibunuh, tiga tersangka RA (15), R (20) dan IH (24) yang sudah ditangkap, memperkosa wanita berusia 29 tahun itu secara bergantian.

Pembunuhan sadis disertai kekerasan ini berawal saat RA, yang merupakan pacar korban, main ke mes karyawan tempat korban tinggal, Kamis malam 12 Mei 2016.

Di dalam kamar, keduanya sempat bercumbu. Namun korban menolak ketika RA mengajaknya berhubungan intim. Karena menolak, pria yang baru dikenal Eno satu bulan itu marah dan ke luar kamar.

Di luar kamar, RA bertemu dua temannya R dan IH. Dua orang itu langsung mengajak RA masuk ke kamar korban.

Pelaku berinisial IH langsung mendekap wajah korban menggunakan bantal dan menyuruh rekannya mencari pisau di dapur.

Namun karena tak ada pisau, pelaku RA ke luar kamar dengan maksud mencari benda lain, selain pisau. Ia hanya menemukan cangkul yang terletak tidak jauh dari kamar korban.

RA kemudian menusukkan gagang cangkul ke kelamin korban. Setelah memastikan korban tewas, para tersangka meninggalkan mess dengan membawa ponsel korban. Mayat korban ditemukan teman pabriknya pada Jumat, 13 Mei 2016.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti yang disita adalah, sepotong kaos oblong hitam, celana pendek jeans tersangka, sandal jepit dan ponsel milik tersangka. Ada juga sebuah ponsel milik korban.

" Sejak ditangkap pukul 3 pagi (Minggu), terduga pelaku memberikan keterangan yang tidak konsisten. Awalnya mengaku melakukan sendiri, kemudian berubah melakukan berdua," ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Tangerang Ajun Komisaris Besar Polisi Sutarmo.

Namun, kata Sutarmo menambahkan, ketiganya telah mengakui peran masing-masing dalam rekonstruksi. (Ism) 

1 dari 3 halaman

Kalimat yang Buat Wanita Hamil Dimutilasi

Dream - Kematian yang terjadi pada Nur Atika, perempuan hamil yang terbunuh karena mutilasi oleh Kusmayadi bukan tanpa alasan.

Menurut pengakuan Kusmayadi, Nur Atika meninggal karena satu kalimat yang dikeluarkan perempuan yang berstatus kekasihnya itu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Krishna Murti mengatakan, awal peristiwa pembunuhan itu karena sepasang kekasih itu terlibat cekcok. 
Ini lantaran Kusmayadi, tak kunjung menikahi Nur Atikah, meskipun perempuan itu telah berbadan dua.

Agus yang mulai sebal kepada Nur Atikah mendorong perempuan hingga tersungkur di lantai rumahnya di Desa Tegalsari, Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Nur sontak berbicara sedikit lantang kepada Kusmayadi, " Kan saya sudah bilang kalau mau pulang sekarang monyet!," ucap Krishna menirukan pengakuan Kusmayadi.

Mendengar ucapan itu, amarah Kusmayadi mulai membara. Dengan gelap mata dia memiting leher Nur yang sedang mengandung bayi enam bulan.

" Korban berteriak. Teriakannya semakin kuat," kata Krishna.

Selama 30 menit, kata Krishna, Kusmayadi memiting leher Nur sehingga akhirnya tak bernyawa. Pada ketika itu, Kusmayadi bingung lantas berinisiatif untuk menghilangkan jejak.

" Tersangka terbesit pikirannya untuk menghilangkan jejak perbuatannya. Kemudian mengambil golok yg ada di bawah televisi, dan memutilasi badan korban," ucap dia.

2 dari 3 halaman

Mahasiswi UGM yang Dibunuh Itu Dijuluki `Titisan Einstein`

Dream - Kedatangan jenazah Feby Kurnia, mahasiswi UGM, yang menjadi korban pembunuhan di toilet kampus, langsung disambut derai air mata keluarga, guru, sanak saudara di kediamannya, Perumahan Nusa Jaya Blok A 14 Nomor 13 Seipanas, Batam, Rabu pagi 4 Mei 2016.

Ibunda Feby Kurnia, Nurcahaya Ningsih, yang langsung menjemput jenazah Feby Kurnia dari Jogja tampak terus menangis. Ia dipapah keluarganya saat turun dari mobil.

Ayah Feby Kurnia, Yusni Sabar Siregar, juga tak kuasa menahan tagis ketika peti jenazah Feby Kurnia diturunkan.

" Anakku…!" teriak Yusni berderai air mata.

Seluruh pelayat menitikkan air mata atas kepergian Feby Kurnia. Jenazah Feby Kurnia dimakamkan di TPU Taman Langgeng Seipanas.

Mahasiswi yang dibunuh oleh petugas kebersihan kampus, Eko Agus dikenal sebagai gadis pintar.

Kepintaran mahasiswi semester 2 Jurusan Geofisika FMIPA UGM itu sudah terlihat saat dia masih bersekolah di SMKN 1 Batam.

Bahkan, pada edisi 5 Mei 2015, surat kabar Batam Pos pernah menulis bahwa Feby Dijuluki  `Titisan Einstein'.

Selama sekolah, warga Kompleks Nusa Jaya, Batam itu memang sudah terkenal di kota itu karena prestasinya yang segudang.

Apa saja? Selengkapnya klik di sini. (Ism) 

 



Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)

3 dari 3 halaman

Dunia Sorot Perkosaan dan Pembunuhan YY di Bengkulu

Dream - Kasus pemerkosaan dan pembunuhan YY, siswi SMP di Bengkulu tak hanya mengundang kemarahan masyarakat di dalam negeri. Kasus pembunuhan keji itu juga mendapat sorotan dunia.

Sejumlah media asing menurunkan laporan kasus pembunuhan siswi SMP di Bengkulu yang dilakukan oleh 14 pemuda mabuk ini. Media-media itu mengutuk tindakan keji tersebut.

Laman Time menurunkan berita dengan judul “ The Rape and Murder of a Schoolgirl Has Brought Indonesia’s Culture of Sexual Violence Into Focus”.

Dalam laporan itu, Time mengutip data Komnas Perempuan, menyebut saban hari terdapat 35 wanita yang mengalami kekerasan seksual. Sekiyat 70 persen di antaranya dilakukan oleh orang terdekat.

Laporan Time juga mengutip lembaga perlindungan hak perempuan yang terdapat 44 wanita tewas dibunuh selama 4 bulan pertama tahun 2016. Tentu ini menjadi data pahit.

Media Australia, The Sydney Morning Herald, menurunkan judul “ Brutal gang rape of 14-year-old in Indonesia prompts push to pass sexual violence bill.” Laman media ini “ menyayangkan” kecilnya porsi pemberitaan kasus YY di media-media lokal.

“ Kasus ini mendapat perhatian kecil dari media, ditulis dalam beberapa bars paragraf di media lokal Provinsi Bengkulu, barat daya pantai Sumatera,” demikian salah satu kalimat The Sydney Morning Herald.

Sedangkan, laman asal Inggris, BBC, menurunkan sejumlah laporan, salah satunya menggunakan judul, “ How a rape that was ignored angered Indonesia's women.

Dalam laporan itu, BBC menulis kasus ini tak mendapat perhatian luas dari media lokal, hingga akhirnya para aktivis angkat bicara dan kisah pembunuhan keji ini menjadi viral di media sosial.

YY hilang pada Sabtu 2 April 2016. Jasad gadis asal Desa Kasie Kasubun, Bengkulu, ini ditemukan tiga hari kemudian dalam kondisi mengenaskan di perkebunan karet.

Penyelidikan polisi menyebut YY tewas akibat tindakan biadab yang dilakukan oleh 14 pemuda mabuk. Dia diperkosa secara bergiliran dan dibunuh, jasadnya dibuang di perkebunan karet.

Hingga kini, 12 dari 14 pemuda yang diduga melakukan tindakan keji itu telah ditangkap. Separuh dari mereka berusia di bawah 18 tahun.

Presiden Joko Widodo juga angkat bicara atas kasus ini. Melalui akun Twitter, presiden yang karib disapa Jokowi ini berharap para pelaku dihukum seberat-beratnya. [Baca juga: Presiden Jokowi: Semua Berduka Atas Kepergian YY yang Tragis

(Ism) 

Beri Komentar