Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sejumlah Massa Gabungan Ormas Islam Menggeruduk Kantor Ahok (Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Massa dari gabungan organisasi masyarakat (ormas) Islam berdemonstrasi di Balaikota DKI Jakarta. Mereka mendesak polisi melakukan proses hukum terhadap kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
" Tangkap, tangkap, tangkapi Ahok, tangkapi Ahok sekarang juga," teriak para demonstran di depan Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat, 14 Oktober 2016.
Sebelum ke Balaikota, ribuan orang dari berbagai ormas, seperti Gerakan Muslim Jakarta (GMJ), Kobar, Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), Akbar, Forum Umat Islam, dan Front Pembela Islam (FPI) menggelar longmarch di sepanjang jalan menuju Bareskrim Polri dan Balaikota Jakarta.
Usai Sholat Jumat di Masjid Istiqlal, Pimpinan FPI, Habib Rizieq, tampak berorasi bersama sejumlah tokoh Islam. Habib Rizieq membacakan petisi untuk membela kepentingan Islam.
© Dream
Para tokoh agama yang berada di sebelahnya menegaskan, aksi demo ini tidak ada kaitannya dengan Pilkada, namun murni karena Ahok telah menistakan agama.
" Berdasarkan pernyataan MUI bahwa Ahok telah menista Islam dan menghina orang Islam maka habaib dan ulama menyatakan bahwa kami mendesak penegak hukum dari jajaran kepolisian, kejaksaan, serta pengadilan harus segera memproses hukum Ahok tetkait penistaan agama!" teriak Habib Riziq di depan ribuan massa itu saat membacakan petisi.
© Dream
Sesaimpai di depan Balaikota DKI, massa mendesak masuk ke dalam halaman kantor itu. Mereka menuntut bertemu dengan Ahok.
Namun massa tertahan di gerbang yang dijaga ratusan personel kepolisian dan TNI. Emosi massa sempat naik lantaran mobil Divisi Penerangan Shabara Polda Metro Jaya memutar lantunan Asmaul Husna.
Tak ingin memanaskan situasi, polisi akhirnya mematikan dan menarik mundur mobil dengan empat pengeras suara tersebut.
Polisi dari Brimob Polda Metro Jaya, mengganti mobil penerangan itu dengan Mobil Baracuda untuk mengantisipasi aksi massa.
Saat berita ini ditulis, massa kembali tenang. Namun, pekik-pekik aspirasi tuntutan terus mengeras.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya