Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Pelaku Kejahatan Dipenjara. (Foto: Shutterstock)
Dream - Polisi India telah menangkap enam orang yang diduga terlibat kasus pemerkosaan dan pembunuhan gadis berusia sembilan tahun di Kashmir.
Yang mengejutkan adalah korban diperkosa beramai-ramai sebelum dibunuh oleh para pelaku yang notabene masih saudaranya.
Parahnya lagi, dalang dari pemerkosaan dan pembunuhan sadis itu tak lain adalah ibu tiri gadis itu. Dia menyuruh putranya yang berusia 14 tahun dan tiga orang lainnya untuk memperkosa korban di depannya.
Polisi mengatakan mayat gadis itu ditemukan pada hari Minggu di sebuah hutan di distrik Baramulla. Dari keterangan para pelaku, korban disiksa dan tubuhnya disiram dengan cairan asam.
Dream - Kasus ini mengingatkan pada kisah ibu tiri yang digambarkan kejam kepada anak tirinya. Kata polisi, ibu itu diduga kesal karena gadis itu sangat disayang oleh ayahnya.
Polisi mengatakan kepada BBC Urdu, gadis itu sebelumnya hilang selama 10 hari sebelum mereka menemukan jasadnya.
" Pelaku menaruh dendam terhadap istri kedua suaminya, dan anak-anaknya," situs berita NDTV mengutip pernyataan polisi Mir Imtiyaz Hussain.
Salah satu pelaku, seorang pria berusia 19 tahun, kemudian memutilasi tubuhnya.
Dream - Kekerasan seksual sering terjadi di India. Pemicu awal kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap seorang mahasiswa berusia 23 tahun di sebuah bus di ibukota Delhi pada tahun 2012.
Kejadian itu memicu protes keras dan memaksa pemerintah India untuk mengeluarkan undang-undang tentang anti-pemerkosaan yang lebih tegas, termasuk hukuman mati.
Namun, serangan terhadap wanita dan anak-anak tetap berlanjut hingga sekarang di seluruh negeri tanpa ada usaha dari pemerintah untuk menghentikannya.
(ism, Sumber: BBC.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya