Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Ditemukannya Tulang Belulang Manusia Oleh Petugas Bea Cukai Dalam Sebuah Koper Saat Di Di Bandara (Foto: Freepik.com)
Dream – Dua wanita yang merupakan ibu dan putrinya membawa tulang belulang manusia di dalam sebuah koper. Aksi tersebut ketahuan saat pengecekan di Bandara Jerman.
Seorang wanita berusia 72 tahun bersama putrinya, berusia 52 tahun, dihentikan oleh petugas bea cukai di bandara karena ketahuan membawa tulang belulang mayat manusia di dalam koper.
Dua wanita itu ternyata sedang membawa kerangka suami sekaligus ayah yang telah meninggal 12 tahun lalu, tepatnya pada tahun 2008.

Wanita itu meletakkan tulang belulang di dalam sebuah kotak yang ditaruh di koper mereka. Rencananya mereka akan membawa pulang kerangka suami sekaligus ayahnya it uke Armenia.
Karena memiliki dokumen resmi, maka perjalanan dua wanita yang membawa tulang belulang manusia itu diizinkan. Kejadian itu sempat menghebohkan Bandara karena petugas menemukan adanya tulang belulang di dalam koper penumpang.

Sebelumnya, jenazah suami sekaligus ayah kedua wanita itu dimakamkan di Yunani. Namun setelah 12 tahun, mereka memutuskan untuk memindahkan makam suaminya ke Armenia.
Mereka berdua sedang dalam perjalanan dari Yunani ke Armenia, dan sedang singgah di Munich. Saat singgah di Munich itulah pihak berwenang di Jerman mendapati kedua wanita itu membawa barang yang mencurigakan.
Lantas petugas bea cukai, dokter, dan jaksa dipanggil untuk menyelidiki penemuan tersebut. Stelah melalui proses penyelidikan, para petugas menyimpulkan bahwa tidak ada tindak kejahatan yang dilakukan oleh kedua wanita itu.

Seorang ibu dan putrinya yang enggan disebut namanya itu diminta membuat dokumen resmi terkait pemindahan makam suami sekaligus ayah mereka.
Lantas dengan adanya dokumen itulah mereka berdua diizinkan melanjutkan perjalanan ke Armenia.
Tidak diketahui secara pasti mengapa mereka baru memindahkan makam setelah 12 tahun lamanya dari Thessaloniki Yunani ke tanah kelahiran di Armenia.
Semoga tulang belulang suami dari wanita lanjut usia itu bisa segera dimakamkan di tanah kelahiran, sehingga bisa dekat dengan keluarga.
Sumber: Metro
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya