Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream – Hati orang tua mana yang tak sedih melihat nasib anaknya saat meregang nyawa. Ricky Ganya, remaja 14 tahun, meninggal dunia dengan cara mengenaskan saat seekor buaya tiba-tiba menerkam kakinya dan menyeretnya ke dalam air.
Ricky terakhir kali terlihat di wilayah Kuching, Malaysia pada 26 Juli lalu. Saat itu ia tengah mengumpulkan siput bersama teman-temannya di sebuah tepi sungai berlumpur.
Saat kejadian, bibi bocah itu segera berlari meminta bantuan. Tetapi hampir empat hari buaya yang menerkam Ricky belum juga ditemukan. Buaya yang menerkam tubuh bocah malang itu tak menampakkan batang hidungnya.
Para petugas penyelamat akhirnya berinisiatif memberikan umpan berupa seekor ayam. Upaya itu berhasil. Buaya eluar dari dalam air.
Menurut asisten direktur Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sarawak Tiong Ling Hii, buaya ditangkap pada pukul 09:15 pada hari Jumat. Buaya itu di tarik di Ulu Batang Belawai.
Selain itu proses evakuasi juga dibantu oleah 20 orang penduduk desa, 11 staf Sarawak Forestry Corporation, 7 petugas pemadam kebakaran, 2 orang polisi dan 3 staf Departemen Pertahanan Sipil.

Para petugas penyelamat pun segera membedah perut buaya tersebut. Dan hal mengerikan terlihat begitu perut buaya terbuka. Didalamnya terdapat sisa-sisa pakaian milik Ricky serta sejumlah tulang manusia dan bagian tubuh lainnya. Diduga bagian tubuh tersebut adalah Ricky.
Seorang petugas dari Pusat Operasi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sarawak mengatakan: " Buaya mengambil umpan seekor ayam, yang diletakkan oleh tim di sebuah tempat sekitar tiga mil jauhnya dari tempat bocah itu terakhir kali terlihat.”
" Sayangnya, ada sisa-sisa manusia di dalam perut buaya tersebut dan ini diidentifikasi sebagai milik remaja yang hilang,” lanjutnya kembali.

Jenazah bocah itu pun akhirnya dibawa pulang oleh keluarganya. Dan diberikan pemakaman yang layak.
Beberapa hari sebelum kematian Ricky, seorang penduduk desa lainnya, Kong Gindi yang berusia 47 tahun, juga diserang oleh seekor buaya ketika ia melakukan perawatan rutin di kapalnya.
(Sumber: dailystar.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya