Gelang Jemaah Haji 2018 Dilengkapi QR Code Hingga Tahan Api

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 7 Juni 2018 12:00
Gelang Jemaah Haji 2018 Dilengkapi QR Code Hingga Tahan Api
Dibuat oleh industri menengah.

Dream - Kementerian Agama tahun ini membuat inovasi untuk memantau administrasi jemaah haji Indonesia. Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji, Nasrullah Jasam, mengatakan, inovasi yang diterapkan yaitu peran QR Code untuk gelang jemaah haji.

Di dalam QR Code itu terdapat rincian identitas, daerah asal, termasuk nomor hotel yang ditempati selama di Arab Saudi.

" Saat ini gelang jemaah masih dalam proses produksi. Saya sudah ambil sampelnya untuk disimulasikan dengan scan QR Code untuk memastikan kode itu support dengan aplikasinya (Haji Pintar)” kata Nasrullah dalam keterangan tertulisnya, Kamis 07 Juni 2018.

Menurut Nasrullah, gelang jemaah haji diproduksi pelaku sektor industri kecil menengah di Desa Bakalan, Kalinyamatan, Jepara. Sementara itu, pemotongan lembaran bajanya dilakukan di salah satu pabrik pengolahan logam di Kudus.

“ Pengerjaan gelang haji memang tidak dikerjakan oleh perusahaan besar dengan tujuan membantu menghidupkan sektor industri kecil menengah,” ujar Nasrullah.

 Gelang untuk jemaah haji© MCH

Gelang jemaah haji terbuat dari baja putih, yang bisa disebut monel. Ketebalan monel mencapai 1,2 milimeter. Gelang haji memiliki dimensi panjang 214,47 hingga 216,47 milimeter, lebar 10-12 milimeter, tebal 1,2 milimeter, dan berat 26 gram.

“ Gelang ini didesain tahan api,” kata Nasrullah.

Setelah selesai produksi, gelang setengah jadi ini dikirim ke embarkasi untuk proses pembuatan grafir nama, nomor kloter, dan nomor paspor. Pemberian identitas jemaah dilakukan di embarkasi sesuai ketentuan berdasarkan pra manifest pemberangkatan.

Bagian dalam gelang, tercetak grafir Kementerian Agama beserta logo dan keterangan tahun. Sedang bagian luarnya, memuat informasi identitas jemaah berupa embarkasi haji dan tahun keberangkatan, nomor kloter, nomor paspor, tulisan huruf Arab berbunyi Al-Hajj Al-Indonesii, bendera merah putih, QR Code, dan nama jemaah haji.

Gelang haji juga dilengkapi pengait dengan tiga lubang ukuran dan karet pengunci agar pengait gelang tidak mudah lepas. Warna tiap embarkasi juga dibuat berbeda. Berikut perbedaannya, 

1. Embarkasi Aceh (BTJ): Hijau Daun

2. Embarkasi Medan (MES): Hijau Tua

3. Embarkasi Padang (PDG): Merah Marun

4. Embarkasi Batam (BTH): Merah Cabe (Khusus jemaah asal Jambi, warna gelangnya Hijau Toska)

5. Embarkasi Palembang (PLM): Oranye

6. Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG): Biru

7. Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS): Biru

8. Embarkasi Surakarta (SOC): Kuning

9. Embarkasi Surabaya (SUB): Cokelat

10. Embarkasi Mataram (LOP): Biru Telur Asin

11. Embarkasi Banjarmasin (BDJ): Biru Muda

12. Embarkasi Balikpapan (BPN): Merah Muda

13. Embarkasi Ujung Pandang (UPG): Ungu

14. Embarkasi Palangkaraya (BPN): Merah Pink

 

Beri Komentar