Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(c) Shutterstock
Penerimaan Peserta Didik Baru alias PPDB Online memang sudah bukan hal asing lagi yang diterapkan oleh pemerintah Jawa Timur. Namun, tahun ini ada yang sedikit berbeda karena PPDB berlangsung di tengah pandemi, sehingga seluruh proses dilakukan secara online.
Tujuannya agar masyarakat tak perlu keluar rumah untuk mendaftar ke sekolah tujuan untuk menekan penyebaran COVID-19 di Jawa Timur. Menurut Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sampang, Asy’ari, PPDB tetap dilakukan secara onine sesuai dengan petunjuk teknis yang telah dikeluarkan oleh pemerintah provinsi. Petunjuk teknis ini sendiri sudah disebar ke semua sekolah dan melakukan sosialisasi ke tiap-tiap sekolah sebelum PPDB digelar.

PPDB Jawa Timur secara resmi dibuka pada 8 Juni 2020. Namun, prosesnya sebenarnya sudah berlangsung sejak akhir April 2020, yaitu diawali dengan memasukkan data nilai siswa ke dalam sistem. Ada 3 jalur yang dapat dipilih oleh calon siswa SMA/SMK yaitu jalur afirmasi, perpindahan tugas orangtua dan jalur prestasi perlombaan. Pendaftarannya telah dibuka pada 15-16 Juni 2020 dilanjutkan dengan verifikasi dan validasi pada 16-18 Juni 2020. Hasil seleksi diumumkan pada 19 Juni 2020 dan dilanjutkan dengan daftar ulang yang dibuka pada 19-20 Juni 2020 yang lalu.
Selain 3 jalur di atas, dibuka juga jalur zonasi untuk SMA yang pendaftarannya dibuka pada 22-24 Juni 2020. Hasil seleksinya sendiri sudah diumumkan pada 25 Juni 2020 yang lalu dan diikuti dengan proses daftar ulang yang dibuka pada 25-26 Juni 2020.

Tahun ini sendiri merupakan tahun ketiga penerapan PPDB online di SMA dan SMK yang ada di Jawa Timur. Punya pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, dari sisi IT tentunya sudah lebih siap.
Dikendalikan oleh UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Disdik Provinsi Jawa Timur, ada berbagai persiapan yang dilakukan untuk menjamin kelancaran proses PPDB Jatim 2020. Mulai dari petugas yang bekerja mengawasi sistem selama 24 jam nonstop, melakukan uji coba untuk memastikan kesiapan secara teknis, hingga rutin melakukan maintenance website.
Sedikit berbeda dari PPDB tahun lalu, kali ini semua SMA dan SMK harus menerapkan sistem online untuk menyiasati masa pandemi yang belum juga berakhir. Selain menyebar petunjuk teknis atau juknis, sekolah diwajibkan mendirikan posko PPDB.
Tujuannya adalah untuk memberikan pendampingan pada calon siswa yang mengalami kesulitan saat mendaftar PPDB, misalnya ketika mengakses jaringan internet.
“ Tim operator nantinya yang memberikan solusi terhadap kendala yang terjadi. Ketika ada siswa mengadu tidak bisa masuk atau tidak terkoneksi, panitia harus siap membantu,” papar Asy’ari.
Tim operator yang sudah dibentuk ini wajib membantu dan memberi solusi pada kendala yang dialami calon siswa. Konsultasi dan pendampingan ini pun bisa dilakukan secara online, seperti memanfaatkan grup WhatsApp atau sosialisasi PPDB di akun medsos sekolah.
Harapannya, pendampingan dan dukungan yang diberikan, baik sisi IT dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur maupun sekolah, dapat menjamin kelancaran PPDB Jatim 2020. (*/eth)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya