Presiden Terpilih AS Joe Biden Sampai Memohon Minta Warga Pakai Masker

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 12 November 2020 11:01
Presiden Terpilih AS Joe Biden Sampai Memohon Minta Warga Pakai Masker
Meski belum dilantik, Joe Biden segera membentuk Satgas berisi 13 orang ahli yang akan membuat cetak biru penanganan Covid-19.

Dream - Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden, segera membuat gerakan untuk menangani Covid-19. Dia mengumumkan telah membentuk Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dengan 13 orang anggota yang terdiri dari para pakar.

Meski belum resmi menjabat sebagai presiden, gerakan cepat dilakukan Biden mengingat kasus Covid-19 di AS sudah sangat mengkhawatirkan. Saat ini, total kasus Covid-19 di AS tercatat lebih dari 10 juta.

" Kita bisa menyelamatkan 10 ribu nyawa jika setiap orang mau memakai masker untuk beberapa bulan ke depan. Tak hanya nyawa pendukung Demokrat maupun Republik. Nyawa rakyat Amerika," ujar Biden, di Wilmington, Delaware.

Biden bersama Kamala Harris, wakil presiden terpilih, mengadakan pertemuan konsultasi dengan ilmuwah dan pakar kesehatan di Wilmington. Para ilmuwan dan pakar tersebut merupakan sosok yang akan tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19 AS.

 

1 dari 2 halaman

Minta Warga AS Tak Lagi Abai Pakai Masker

Biden juga meminta masyarakat untuk tidak lagi abai dan mulai patuh menerapkan protokol kesehatan. Dia berharap semua orang mau pakai masker demi diri sendiri maupun orang lain.

" Jadi tolong, saya memohon dengan sangat kepada Anda semua, pakai masker. Lakukan demi diri Anda sendiri. Lakukan demi tetangga Anda. Masker bukan pernyataan politis, tapi cara yang baik untuk mulai menggerakkan negara bersama-sama," kata Biden.

Satgas ini mulai aktif bekerja beberapa saat usai Biden dilantik. Mereka akan membuat cetak biru penanganan Covid-19 yang akan menjadi acuan pemerintahan Biden.

 

2 dari 2 halaman

Anggota Satgas Covid-19 AS

Tim ini dipimpin bersama oleh eks Komisioner Badan pengawan Obat dan Makanan AS (FDA), David Kessler, Ahli Bedah Umum Vivek Murthy, serta profesor di Universitas Yale, Marcella Nunez-Smith.

Sedangkan anggota Satgas ini terdiri dari Virolog Rick Bright, yang pernah dipecat Presiden Donald Trump dari jabatan pimpinan Biomedical Advanced Research and Developmet Authority. Juga terdapat beberapa pejabat era Presiden Barack Obama seperti Ahli Onkologi Ezekiel Emanuel dan eks Anggota Dewan Keamanan Nasional AS, Luciana Borio.

AS mencatat jumlah kasus Covid-19 sebanyak 10 ribu dalam beberapa hari terakhir. Total kasus infeksi di AS saat ini sudah di atas 10 juta.

Sumber: Deutsche Welle

Beri Komentar