5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Tim Medis GNPF MUI (Dream.co.id/Ilman Nafi'an)
Dream - Gerakan Nasional Pendukung Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNFMUI) menyiagakan 40 unit ambulans dari berbagai Rumah Sakit yang berada di wilayah Jabodetabek untuk menolong pendemo yang memiliki masalah kesehatan.
Koordinator Medis Rumah Sakit Ibu & Anak Ummi, Ardian Permana, mengatakan, selain 40 ambulans, GNPF MUI juga menerjunkan ratusan petugas kesehatan. Mereka terdiri dari dokter serta perawat.
" Tim medis kalau ambulans ada 40 lebih, kalau dokter dan perawat itu ratusan dari lembaga atau relawan," kata Ardian di depan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat 4 November 2016. Dia menambahkan, GNF MUI juga membagikan nasi bungkus untuk sarapan para demonstran.
Ardian mengimbau kepada seluruh demonstran agar menjaga kesehatan. Dia pun meminta para demonstran tidak sembarangan menerima makanan dari orang yang tidak dikenal.
Selain itu, Ardian mengatakan pihaknya menyiapkan sejumlah logistik di pos kesehatan yang terletak di beberapa titik lokasi demonstrasi. Apabila ada yang membutuhkan makanan, minuman, atau obat-obatan demonstran dapat menghubungi kepada petugas medis yang telah bersiaga.
" Untuk mengatur kondisi, agar banyak minum air putih, tapi yang kami ingatkan jangan asal terima makanan dari orang yang tidak dikenal. Takutnya ada yang ingin memanfaatkan momen ini. Karena logistik panitia sudah siapkan, agar menghubungi panitia yang memakai tanda khusus panitia," ujar dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?