Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pasangan Keren (World Of Buzz)
Dream - Pengelolaan finansial sudah menjadi hal utama yang harus dilakukan saat sekarang ini. Pandemi membuat semuanya serba sulit.
Pandemi ini membuat banyak orang kesulitan. Orang belum berpasangan saja merasakan kesulitan tersebut, apalagi yang sudah punya pasangan. Pengeluaran akan meningkat karena untuk berdua.
Berhemat mungkin jadi hal sulit bagi orang yang sudah berpasangan. Apalagi, pasangan tidak mendukung ide untuk berhemat
Tetapi, pasangan asal Malaysia ini justru muncul dengan pengalaman yang menginspirasi. Selama 365 hari atau satu tahun, mereka bisa mengumpulkan 13.359 ringgit, setara Rp45,8 juta.
Kisah itu dibagikan Kher Ying. Caranya berhemat bersama pasangan cukup sederhana dan menarik. Yang perlu dilakukan hanyalah menabung mengikuti jumlah hari berdasarkan tanggal yang sesuai.
Misalnya, memulai rencana tabungan pada tanggal 1 Januari, maka awali dengan Rp10 ribu. Di hari berikutnya naik jadi Rp20 ribu.
" Rata-rata, Anda hanya perlu berhemat 18,30 ringgit (setara Rp62 ribu) per hari, ini hampir setara dengan minuman dari Starbucks," kata Yang.
Terlepas dari berapa banyak penghasilan yang didapat, Ying mengatakan selama tetap konsisten dalam menghemat uang, hal tersebut tidak akan sulit.
" Anggap saja seperti permainan pembebas stres ketika Anda menabung, ini akan jadi lebih mudah," kata Yang.
Tak hanya itu, dia juga mengingatkan untuk tidak lupa mencatat dan melacak aliran uang agar tidak terjadi pengeluaran tidak perlu. Ini juga merupakan metode yang baik untuk menghalau kebiasaan buruk belanja, dikutip dari World of Buzz.
Laporan: Abinsha Nurmaulida Rizky
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya