Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Tak Berhenti Berinovasi Di Tengah Pandemi (Foto: Shutterstock)
Dream - Sebagai yayasan peduli pendidikan di Indonesia, Sekolah internasional di Jakarta, Sampoerna tak main-main memfasilitasi pengajarnya untuk terus berpikir kritis dan berinovasi.
Salah seorang tenaga pendidiknya baru saja mendapatkan penghargaan bertaraf internasional dari lembaga nonprofit yang berpusat di Massachusetts.
Kristin Abt, guru Bahasa Inggris dan Biologi di Sampoerna Academy Medan, menerima penghargaan dari Bow Seat Ocean Awareness Program.
Lembaga ini menjalankan misinya tentang kepedulian terhadap lingkungan terutama konservasi laut dan biotanya. Kristin Abt mendapatkan penghargaan Educator Innovation Award atas kerja kerasnya dalam mengajar siswa-siswanya secara kreatif dan efektif.
Selain itu, tenaga pendidik satu ini mengajarkan tentang pentingnya konservasi laut dan masalah yang sedang dihadapi Indonesia saat ini. Menjadi “ pelayan” planet yang dihuni oleh manusia saat ini adalah hal penting.
" Ketertarikan keberlangsungan lingkungan yang seimbang menuntunnya saya memberikan pendidikan yang “ nyata” terhadap siswa-siswanya. Terlibat dan berpartisipasi langsung melihat masalah konservasi di Indonesia," ujar Kristin Abt, Kamis 14 Januari 2021.
Ajang ini spesial karena mempertemukan berbagai ilmu pengetahuan. Beberapa keuntungan lainnya adalah mendorong anak-anak lebih berani menyampaikan pendapatnya, berpikir kritis, berkomunikasi dengan lebih baik, menyampaikan ide secara terstruktur, dan menghargai seni sebagai mahakarya yang universal.
Ia juga mengajak guru-guru lain di sekolahnya untuk bekerja sama menemukan karya terbaik. Mereka mengadakan lomba kecil-kecilan di sekolah, sehingga ditemukan beberapa karya siswa yang bisa didaftarkan di kontes Bow Seat.
Menurut Linda Cabot, Founder dan Presiden Bow Seat, Kristin Abt telah berhasil mengajak anak-anak berpartisipasi dan menyampaikan idenya untuk masalah yang dihadapi laut di Indonesia.
" Visinya sejalan dengan komitmen Bow Seat dalam mengatasi masalah lingkungan dan komunikasi yang kreatif. Kami sangat mengapresiasi kinerja Kristin Abt dalam mengajak anak-anak didiknya berpartisipasi secara berani," tutur dia.
Untuk inovasi dan kerja kerasnya tersebut, Kristin Abt mendapatkan hadiah tunai sebesar USD 750 atau sekitar Rp10,5 juta, selain penghargaan yang dianugerahkan.
Sekadar diketahui, Educator Innovation Award, merupakan acara penghargaan untuk tenaga pengajar di seluruh dunia yang diselenggarakan Bow Seat Ocean Awareness Program.
Kontes ini secara istimewa dan khusus ditujukan kepada tenaga pengajar di seluruh dunia yang mengajak generasi muda untuk peduli dan terlibat dalam mengatasi masalah lingkungan, terutama tentang konservasi laut.
Bow Seat mengundang seluruh anak muda di penjuru dunia untuk belajar dan menilik lebih dalam tentang hubungan aktivitas manusia dengan kondisi lautnya melalui seni.
Hingga hari ini, Bow Seat telah memberikan hampir USD 400.000 atau sekitar (Rp5,6 milair) kepada bakat-bakat kreatif anak muda di seluruh dunia. Puluhan ribu anak muda dari seluruh penjuru dunia telah berpartisipasi dalam acara ini sejak 2011.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam