Ketegaran Gus Hayid Hadapi Duka Ditinggal Istri dan Bayi

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 16 Mei 2018 19:24
Jenazah Nia Fitriani dan Muhammad Asyiqal Musthofa dimakamkan malam ini di Pacitan. Gus Hayid memohon jemaah melakukan sholat ghaib untuk kedua orang terkasihnya itu.

Dream - Keluarga Dai Muda KH Muhammad Nur Hayid atau Gus Hayid tengah dilanda kedukaan. Dua hari jelang bulan suci Ramadan, sang istri, Nia Fitriani, dan calon bayi meninggal dunia saat proses persalinan.

Dai yang juga menjabat sebagai pengurus Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) ini mengatakan jenazah sang istri akan dimakamkan di kampung halaman di Pacitan, Jawa Timur.

" Saat ini saya dalam perjalanan dari Lumajang ke Pacitan bersama jenazah, untuk dimakamkan malam ini juga," ujar Gus Hayid kepada Dream, Rabu 16 Mei 2018.

Prosesi pemakaman diperkirakan berlangsung antara pukul 21.00-22.00 WIB. Gus Hayid memohon doa dan lantunan Surat Al Fatihah mengiringi pemakaman istrinya.

" Buat jemaah pondok kami, mohon sholat Ghaib di manapun berada. Sekali lagi, mohon doa dan sholat Ghaib, terima kasih," kata Gus Hayid.

Nia meninggal saat melahirkan bayi laki-laki pada Selasa malam 15 Mei 2018 pukul 22.00 WIB. Gus Hayid memberikan nama Muhammad Asyiqal Musthofa kepada anak laki-lakinya.

Gus Hayid memiliki tiga orang putri buah pernikahannya dengan Nia. Dia sangat berharap bisa memiliki anak laki-laki.

" Gus Hayid memang bernadzar jika anaknya laki-laki dia menginginkan dilahirkan di Lumajang di kediaman orangtuanya," ujar adik Gus Hayid, Muhammad Fadholi, dikutip dari NU Online.

Allah berkehendak lain. Bayi laki-laki itu meninggal dunia bersama ibunya.(Sah)

Beri Komentar
#AccousticInterview - Vidi, Sheryl & Jevin Julian Bicara Tentang Netizen