Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Seorang wanita Pakistan, Naseem Akhtar, akhirnya bisa menyelesaikan 'proyek mulia', membuat Alquran dengan teknik sulam. Dia memerlukan waktu 32 tahun untuk menyelesaikan Alquran tersebut.
Menurut Naseem, Alquran tersebut adalah yang pertama dari jenisnya yang diproduksi melalui teknik sulam. Dia menyebut bahwa karya ini sebagai bukti kecintaannya pada Islam.

Meski menggunakan bahan sulam dari kapas, Alquran buatan Naseem memiliki berat 60 kilogram. Bahan sulam yang digunakan terdiri dari kain sepanjang 300 meter dan benang sepanjang 25 ribu meter.
Naseem juga menggunakan benang emas dan bingkai kain sutra agar Alquran buatannya semakin indah dipandang.
Wanita yang sekarang berusia 60an itu memulai proyeknya sejak masih muda.
Hebatnya lagi, selama pembuatannya yang memakan waktu 32 tahun, Naseem mengaku tak mendapatkan bantuan dari siapa pun.

Namun, demi cintanya kepada agama Islam, Naseem akhirnya berhasil membuatnya hanya dengan menggunakan cara manual.
Dia membagi proses menyelesaikan sulaman Alquran dalam dua fase. Fase pertama adalah menyusun kembali ayat Alquran di atas kain yang berlangsung selama 15 tahun.
Kemudian untuk fase kedua yaitu proses menyulam yang sesungguhnya, membutuhkan waktu selama 17 tahun.
Naseem menambahkan bahwa dia hanya dapat menulis dua atau tiga baris ayat Alquran setiap hari.
Hal itu dia lakukan karena dia perlu memastikan bahwa tidak ada kesalahan saat menyusun ayat Alquran di atas kain.
Naseem memulai proyeknya pada Agustus 1987 dan menyelesaikannya pada Januari 2018.
Alquran tersebut baru-baru ini ditampilkan di Pusat Pameran Alquran di dekat Masjid Nabawi di Arab Saudi.
Alquran buatan Naseem ini dibagi menjadi 3 bagian, dengan setiap bagian memiliki 3 juz.
Sumber: Siakapkeli.my
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya