Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Bayi Berusia Kurang Dari Setahun. (Foto: Unsplash.com)
Dream - Bayi yang sudah disahkan meninggal dunia ternyata 'hidup' lagi beberapa menit sebelum upacara pemakaman berlangsung.
Bayi lelaki berusia kurang dari satu tahun itu dibawa ke sebuah rumah sakit di Dibrugarh, Distrik Assam, India, pada Minggu, 8 November lalu.
Namun tak lama kemudian bayi itu dinyatakan meninggal dunia oleh seorang petugas apotek. Karena dokter yang biasa bertugas sedang absen pada hari itu.
Keluarga akhirnya membawa jenazah bayi tersebut pulang untuk dimakamkan.
Namun beberapa menit sebelum dikebumikan, bayi itu mulai menggerakkan badannya.
Terkejut dengan situasi itu, keluarga langsung membawa bayi tersebut ke rumah sakit lain untuk pemeriksaan lebih mendalam.
Sayangnya, bayi malang itu menghembuskan napas terakhirnya begitu tiba di rumah sakit tersebut.
Pada awalnya bayi tersebut sebenarnya masih bernyawa ketika diperiksa petugas apotek di rumah sakit pertama.
Namun karena menjalankan tugas yang bukan wewenangnya, petugas apotek itu sekarang berhadapan dengan hukum.
Diyakini bahwa bayi yang sakit itu mungkin masih hidup seandainya tidak dinyatakan meninggal secara prematur.
Namun karena sudah dinyatakan meninggal, orang tuanya pasrah dan tidak mencari perawatan medis yang lebih baik.
Polisi di Lahowal menangkap petugas apotek itu. Polisi menuduhnya membuat pernyataan yang menyesatkan dan tanpa kehadiran dokter.
Sumber: mStar.com.my
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya