Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Heboh Bukti Video Ilmuwan Wuhan Digigit Kelelawar Sebelum Pandemi Covid-19

Reporter : Syahid Latif
Senin, 18 Januari 2021 17:02
Heboh Bukti Video Ilmuwan Wuhan Digigit Kelelawar Sebelum Pandemi Covid-19
Ilmuwan dalam video itu disebut 'lalai' karena dalam video itu mereka terlihat tidak menderapkan protokol yang ketat.

Dream - Sebuah video mencengangkan beredar di dunia maya. Video itu menampilkan ilmuwan Wuhan yang dilengkapi alat pelindung diri digigit kelelawar, dua tahun sebelum pandemi virus corona terjadi.

Menurut laman Daily Star, video yang dibuat oada 2017 itu menampilkan ilmuwan Shi Zhengli, yang dijuluki " Batwoman" , bersama timnya sedang mencoba mencari tahu lebih banyak tentang virus SARS.

Ilmuwan dalam video itu disebut 'lalai' karena dalam video itu mereka terlihat tidak menderapkan protokol yang ketat. Apalagi, kelelawar diyakini sebagai salah satu kemungkinan sumber virus.

1 dari 3 halaman

Dalam salah satu frame video, para ilmuwan terlihat memegang kelelawar dengan tangan kosong. Pada foto lain, mereka terlihat mengambil kotoran kelelawar saat mengenakan kaus lengan pendek.

Sementara beberapa ilmuwan terlihat mengenakan pakaian hazmat saat menangani kelelawar, yang lain berdiri sambil menembak tanpa mengenakan pelindung sama sekali.

Dalam video itu pula terlihat suasana laboratorium. Di lab itu, ada dua ilmuwan terlihat menangani sampel yang diduga dari 'tiga virus hidup', tetapi tidak ada yang memakai masker.

2 dari 3 halaman

Peneliti virus, Cui Jie, ingat pernah digigit kelelawar. Dia merasa gigitan itu seperti 'ditusuk dengan jarum' saat giginya menembus sarung tangannya. Saat video diperbesar, terlihat pembengkakan pada bagian yang digigit.

Menurut The Taiwan Times, orang yang disebut Batwoman itu sebelumnya sesumbar bahwa pekerjaannya 'tidak seberbahaya yang dipikirkan semua orang'.

Klaim tersebut dibuat dalam sebuah artikel di China Science Exploration Center, yang sekarang telah dihapus.

3 dari 3 halaman

Dalam artikel yang sama, dia mengklaim bahwa 'sangat kecil' kemungkinan kelelawar menularkan virus ke manusia.

Sekarang ada seruan kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menanyai tim tersebut selama perjalanan investigasi yang akan datang ke Wuhan, karena kekhawatiran telah muncul tentang praktik laboratorium.

Beri Komentar