Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Travel + Leisure)
Dream - Berhati-hatilah menulis catatan harian atau diary. Pastikan kamu menulisnya di tempat aman yang dijamin takkan bisa dibuka atau dibaca orang lain.
Pengalaman buruk inilah yang dialami seorang pramugari saat menulis diary di sembarang tempat. Yang bikin cemas, si pramugari ternyata menceritakan tentang petualangan seks selama bekerja sebagai awak kabin di maskapai Transavia.
Diary tersebut ditemukan suaminya yang merupakan warga negara Belanda. Si suami menemukan tulisan mengejutkan itu dalam sebuah komputer.
Ternyata si Istri tak sadar, tulisan yang dibuatnya dan dikirimkan lewat pesan elektronik (Email) masih tersimpan di komputer itu. Buku harian itu berbentuk arsip email.
© Dream
Dalam buku harian tersebut, sang pramugari mengisahkan petualangan seksnya bersama rekan kerjanya di maskapai penerbangan murah tersebut.
Selain itu, buku tersebut juga menceritakan secara rinci aktivitas seksual sang pramugari bersama beberapa pria di dalam pesawat, di bandara transit dan di hotel.
Namun, pramugari dan maskapai dilaporkan mencoba untuk mencegah usaha pria tersebut untuk menjual kisah dalam buku harian itu ke media. Mereka akan menggelar pra-peradilan di Den Haag pada tanggal 24 Oktober.
The Telegraf melaporkan tuntutan pra-peradilan itu diajukan oleh sang pramugari sendiri yang kemudian mendapatkan dukungan dari maskapai tempatnya bekerja.
© Dream
Pengacara Transavia juga menuntut secara langsung kepada suami pramugari itu. Pihak maskapai sangat mengkhawatirkan koleksi 'percakapan' sang pramugari kepada pihak ketiga melalui email yang kemungkinan akan ikut dipublikasikan oleh suaminya.
Seorang juru bicara Transavia mengatakan kepada Mail Online, " Kami akan memandang kasus ini sangat serius. Sebuah penyelidikan internal telah menunjukkan bahwa keamanan para penumpang sedang dipertaruhkan.
" Pemilik saham menganggap email-email tersebut tidak diinginkan dan tidak bisa diterima (jika sampai tersebar) karena mengganggu kepentingan kami."
(Sumber: metro.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya