Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ibu Hajar Anak Perempuannya Karena Masih Menjomblo Di Usia 30 Tahun. (Foto: World Of Buzz)
Dream - Ibu mana yang tidak resah dan gundah gulana melihat anak perempuannya yang sudah dewasa tapi belum kawin juga.
Tapi tindakan ibu dari China ini boleh dibilang keterlaluan galaunya. Dia tega menghajar putri kandungnya yang masih jomblo di usia 30 tahun.
Akibat perbuatannya, ibu bernama Wang itu ditangkap polisi. Selain dihukum penjara, dia juga didenda 80 ribu yuan (Rp159,7 juta).
Wang dilaporkan menggunakan pipa besi untuk memukuli anak perempuannya yang bernama Lin. Dia dihajar habis-habisan hingga mengalami luka berat.
Alasannya, Lin belum juga menikah padahal usianya sudah mencapai 30 tahun. Kondisi ini membuat Wang merasa tidak senang.
Selain itu, Wang juga mengeluh Lin tidak mempunyai gaji yang tinggi seperti di pekerjaan sebelumnya.
Menurut polisi, Lin sebenarnya sudah sering kena hajar ibunya di masa lalu. Lin pernah melaporkan tindakan ibunya itu.
Namun, dalam kejadian-kejadian sebelumnya, luka yang dialami Lin tidak terlalu parah.
Polisi hanya meminta Wang untuk menandatangani surat peringatan tidak mengulangi perbuatannya.
Namun, pada laporan terakhir, polisi terpaksa menangkap dan menahan Wang karena tindakannya sudah keterlaluan.
Luka-luka yang diderita Lin semakin memburuk. Dia mengalami luka pada bagian tangan, punggung, dan kaki.
Meski begitu, Wang membantah tindakannya saat dipertemukan dengan putrinya di kantor polisi.
Dia malah memberikan jawaban yang cukup membuat darah siapa pun mendidih ketika mendengarnya.
" Yang aku pukul anakku sendiri, bukan anak orang lain," kata Wang di hadapan polisi.
Wang akhirnya ditahan dan dipenjara di kantor polisi. Dia bisa bebas jika mau membayar denda senilai Rp159,7 juta kepada Lin.
Saat mendengar putusan itu, Wang langsung pingsan. Namun setelah sadar dan dibujuk saudaranya yang lain, Wang setuju membayar denda tersebut.
Wang menceritakan alasan sebenarnya dia menghajar putrinya dengan sebatang besi hingga mengalami Luka-luka.
Dia mengatakan putrinya itu sangat kurang ajar dan malas membersihkan rumah. Setiap kali disuruh selalu membantah.
" Saya sangat marah dengan dia. Saya bilang ke dia, kalau masih bicara saya akan tampar dia.
" Eh.. dia malah bilang, 'Silakan'. Waktu itu saya lihat sebatang besi di dapur. Lalu saya ambil dan saya pukuli dia pakai itu. Dia kemudian lari," kata Wang.
Lin dan ibunya dilaporkan sering bertengkar belakangan ini setelah gadis itu mengetahui orang tuanya membeli sebuah apartemen baru untuk kakaknya.
Rupanya, Lin merasa iri dan menuduh kedua orang tuanya lebih sayang kakaknya daripada dirinya.
(Sumber: Lobak Merah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya