Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Ilustrasi
Dream - Sebanyak lima orang dilaporkan tewas di dalam gorong-gorong jalur kabel serat optik di Kota Tangerang. Total jumlah korban ini didapat setelah tim dari Polsek setempat kembali menemukan dua jasad dari tiga jasa yang sebelumnya ditemukan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Deni Koswara, mengatakan berdasarkan informasi dari kepolisian, dua jasad tersebut tidak dievakuasi bersama dengan tiga jenazah yang sudah ditemukan sebelumnya.
Pihaknya langsung mengecek ke lokasi kejadian di Jalan Permata, Perumahan Taman Royal 1, Poris Plawad Utara, Cipondoh.
" Saya justru dapat informasi dari polsek itu jam 4 (sore) bahwa ada dua (korban) lagi," ujar Deni.
BPBD Kota Tangerang berusaha keras mengevakuasi dua jasad tersebut. Sebelumnya petugas menyedot air untuk mengeringkan gorong-gorong tersebut untuk memudahkan evakuasi pada Kamis, 7 Oktober 2021.
Setelah air surut, petugas masuk ke gorong-gorong sekitar pukul 18.00 WIB. Dua jasad korban yang masih di dalam gorong-gorong akhirnya bisa dievakuasi.
" Kita khawatir misalkan ada gas metan atau segala macam, kita perlu penyedotan supaya habis dulu airnya, baru petugas kami turun mengangkat korban," kata dia.
Kapolsek Cipondoh, Komisaris Ubaidillah, mengatakan pihaknya masih menggelar penyelidikan atas kasus kecelakaan kerja ini. Sebelumnya, ada tiga korban tewas dalam insiden ini.
" Kita masih dalami kejadian ini," kata dia.
Hasil sementara dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi mengerucut pada dugaan kematian disebabkan gas beracun. Terdapat kemungkinan adanya gas alam yang menguap dan hal itu sudah dia laporkan ke Kapolres Kota Tangerang.
" Kemungkinan ada gas alam, artinya gas di dalam comberan menguap," terang Ubaidillah.
Dia juga menjelaskan gorong-gorong jalur kabel serat optik memang sudah lama tidak dibuka. Muncul dugaan terdapat gas beracun di gorong-gorong tersebut.
" (Dugaan) masih awal, kita dalami lagi," ucap Ubaidillah.
Sebelumnya, tiga orang tewas dalam kejadian tersebut. Terdiri dari dua pekerja kabel jaringan serat optik dan satu warga sekitar yang mencoba membantu para pekerja tersebut yang terjebak di dalam gorong-gorong, dikutip dari Merdeka.com.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang